Home / Sosbud / Goal Ball Olahraga Favorit Disabilitas Hitbia

Goal Ball Olahraga Favorit Disabilitas Hitbia

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]

Pembukaan goal.ball Hitbia Kupang

NTTTERKINI.COM, Kupang – Goal Ball (Golbol) menjadi olahraga favorit para penyandang disabilitas sensorik netra yang di gelar Unit
Pelaksana Teknis (UPT) Kesejahteraan Sosial Tuna Netra Hit Bia Dinas Sosial, Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam lomba Kemampuan, Kecakapan dan Ketrampilan (K3).

“Ini merupakan kegiatan yang melibatkan para penyandang disabilitas sensorik netra agar meningkatkan rasa percaya diri melalui olahraga
dan berbagai kegiatan yang membangun kemampuan, kecakapan dan ketrampilan,” kata Pelaksana Harian (Plh) Kepala UPT Kesejahteraan Sosial Tuna Netra Hit Bia, Maria Siti Saida saat membuka Lomba K3, Selasa, 16 Juli 2019.

Goal Ball merupakan olahraga bola yang didesain bagi penyandang disabilitas netra atau yang mempunyai kekurangan penglihatan. Setiap pemain diwajibkan menggunakan penutup mata yang tidak boleh di lepas sepanjang permainan dan dimainkan di lapangan berukuran 18×9 meter dan di bagi menjadi enam bagian yang sama besar, dengan tinggi gawang 1,3 meter dengan bola yang digunakanpun terbuat dari karet dengan berat 1,25 kilogram dan berdiameter 24cm.

Baca Juga :  DPRD Hentikan Pembangunan Gedung BI di Kupang

Bola harus di lempar di belakang garis kedua,, karena tidak melihat, maka bola maka bola di isi lonceng agar pemain dapat mengetahui arah datang bola dengan tim yang terdiri dari tiga orang dan waktu 10 detik untuk menembak dengan waktu permainan 2×12 menit.

Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial Tuna Netra, Aspenas Tomasul mengatakan Goal Ball menjadi salah satu olahraga yang dilombakan dan menjadi favorit penyandang disabilitas netra. Selain itu kegiatan tersebut menjadi terobosan guna meningkatkan kreativitas dan sportivitas para disabilitas netra.

“Meski baru pertama kali diadakan lomba ini, para penyandang disabilitas sangat antusias dan bersemangat. ilini akan kami dorong terus agar menjadi agenda tahunan,” kata Aspenas.

Baca Juga :  Kerugian Bencana di NTT Capai Rp2,3 Miliar

Salah satu penyandang disabilitas netra, Rizki Lodo mengaku senang dan antusias mengikuti lomba tersebut sebagai ajang melatih kemampuan menggunakan panca indera lain dalam melakukan berbagai aktivitas fisik.

“Olahraga ini menjadi lomba favorit kami karena
sebagai ajang bagi kami melatih berbagai indera kami untuk mampu beradaptasi dengan lingkungan, sekaligus aktivitas fisik yang
menyenangkan,” kata Rizki.

Lomba K3 berlangsung 16-30 Juli 2019 dan diikuti 65 peserta, selain Goal Ball, berbagai lomba yang diadakan antara lain Lomba Baca dan Tulis Braille, Lomba Fashion Show, Lomba kejuruan pijat Massage, shiatsu dan Massage praktis, lomba orientasi dan mobilisasi, lomba
kerajinan tangan sulak rafia dan lomba ketrampilan Activity of Daily Living (ADL). (Lid)

Share Button

Komentar ANDA?

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]