Home / Polkam / Hasil Pilkada NTT Terancam di Gugat ke MK

Hasil Pilkada NTT Terancam di Gugat ke MK

Esthon-Paul
Esthon-Paul

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]
Esthon-Paul

Esthon-Paul

NTTTERKINI.COM, Kupang – Ketua Tim hukum pasangan calon Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Esthon Foenay dan Paul Tallo, Ali Antonius mengancam akan menggugat hasil pemilu kepala daerah (Pilkada) NTT ke Mahkamah Konstitusi, karena terjadi banyak kecurangan.

“Pada waktunya kami akan menggugat hasil Pilkada ke MK,” kata Ali Antonius kepada wartawan, Selasa, 19 Maret 2013.

Menurut dia, pihaknya telah mengumpulkan data dan fakta di lapangan bahwa ada pasangan calon tertentu yang melakukan kecurangan dengan memobilisasi Pegawai Negeri Sipil (PNS) ke daerah-daerah untuk memenangkan pasangan calon itu. “Kami sudah miliki data soal itu,” katanya.

Berdasarkan hasil quick count Pilkada Gubernur NTT periode 2013-2018, pasangan calon inkumben Frans Lebu Raya dan Beny Litelnony menang satu putaran dengan 30,73 persen suara.

Jika hasil Pilkadanya memenangkan pasangan calon itu, maka pihaknya akan ajukan gugatan ke MK. Namun, jika dua putaran, maka pihaknya akan mempertimbangkan gugatan itu. “Jika hasil Pilkada hanya satu putaran, kami akan gugat ke MK,” katanya.

Namun, dia mengakui sejauh ini proses perhitungan suara masih terus berjalan. Walaupun sudah ada pasangan calon yang mengklaim telah menang satu putaran. “Ada yang klaim menang satu putaran. Padahal, proses perhitungannya masih berlangsung,” katanya. (Ado)

Komentar ANDA?

Tags : #

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]