Home / Hukrim / Hendak Liputan, Polisi Usir Wartawan

Hendak Liputan, Polisi Usir Wartawan

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]
Tolak Kekerasan Pers

Tolak Kekerasan Pers

NTTTERKINI.COM, Lewoleba– Sejumlah wartawan di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu, 23 Maret 2013 diusir anggota polisi resort (Polres) Lembata, Abdul Hamid, karena belum mendapat ijin dari Kapolres AKBP Martin Johanis.

Sejumlah wartawan itu hendak meliput kegiatan wakil Bupati Lembata, Viktor Mado Watun yang mengunjungi seorang tahanan di Polres Lembata, Aba Hitam, yang ditahan, karena mengadu ke Bupati Lembata Yantje Sunur. Pengaduan itu dinilai sebagai ancaman, sehingga Aba diamankan dan ditahan.

Kejadian bermula saat delapan wartawan media cetak dan elektronik yang bekerja di kabupaten Lembata hendak memasuki kantor Mapolres Lembata untuk melakukan liputan kegiatan Wakil Bupati Lembata, Viktor Mado Watun.

Baca Juga :  Penjual Parfum Ditemukan Tewas di Kamar Kos

Wakil Bupati lembata, Viktor Mado Watun mengatakan kunjungan ini adalah kunjungan biasa sebagai seorang pemimpin, untuk memberikan motivasi dalam menjalani proses hukum. “Ini kunjungan biasa sebagai seorang pemimpin,” kata Wakil Bupati Lembata, Viktor Mado Watun.

Namun, saat hendak masuk ke Polres Lembata, para kuli tinta ini diusir seorang anggota polisi yang bertugas di pos penjagaan SPKT. Walaupun sudah dijelaskan, polisi meminta wartawan menunggu laporan dari atasannya. “Jangan masuk dulu, tunggu saya panggil KSPK,” ujar sang polisi tersebut sambil berlalu.

Tidak lama berselang, KSPK Polres Lembata, Abdul Hamid mengaku belum mendapat perintah dari Kapolres bahwa wartawan boleh melakukan liputan kegiatan itu. “Saya belum dapat perintah dari Kapolres untuk mengijinkan kalian masuk dan meliput kegiatan Wakil Bupati di sini,” kata Hamid.

Baca Juga :  BKH-Nope Revitalisasi Pasar Desa

Wartawan Pos Kupang, Feliks Janggu mencoba menghubungi Kapolres Lembata, AKBP Martin Johanis, yang menyebutkan bahwa jangan besuknya sudah selesai. Namun, dia minta agar koordinasi dengan Kasatresmik Polres Lembata. Tidak mendapatkan kepastian, wartawan akhirnya meninggalkan Polres Lembata, tanpa hasil liputan. (Sun)

Komentar ANDA?

Tags : #

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]