Home / Hukrim / Imigran Gelap Akan Jalani Tes Urine

Imigran Gelap Akan Jalani Tes Urine

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]
Imigran Gelap di Rudenim Kupang

Imigran Gelap di Rudenim Kupang

NTTTERKINI.COM, Kupang – Badan Narkoba Provinsi (BNP) Nusa Tenggara Timur (NTT) berencana melakukan tes urine para imigran gelap yang ditangkap di daerah ini, untuk memastikan mereka tidak terindikasi narkoba.

“Kami sudah mendiskusikan hal tersebut dengan Kepala Kanwil Hukmum dan HAM NTT agar bisa menindaklanjuti rencana tersebut. Bila perlu dilakukan dengan sebuah nota kesepahaman bersama (MoU),” kata Kepala BNP NTT, Aloysius Dengi Dando kepada wartawan di Kupang, Minggu, 19 Mei 2013.

Menurut dia, selain tes urine para imigran gelap yang berasal dari berbagai negara itu, perlu juga diawasi secara ketat selama mereka ditampung di Rudenim.

Menurut dia, gagasan tersebut muncul setelah mencermati makin seringnya aparat keamanan menangkap imigran gelap dari berbagai negara di wilayah NTT, yang hendak menyeberang ke Australia.

Baca Juga :  Esthon- Paul Resmi Daftar Gugatan Pilgub NTT ke MK

“Kita punya kewajiban untuk mengawasi berbagai tindakan yang berkaitan dengan masalah peredaran narkotika. Sebab, dalam dua tahun terakhir NTT disinyalir menjadi wilayah transit peredaran narkoba internasional,” katanya.

Sementara itu, Kepala Kantor Imigrasi Kelas 1 Kupang, Silvester Sili Laba, mengatakan pihaknya mendukung rencana BNP NTT untuk melakukan tes urine imigran gelap yang di tingkap di NTT sebelum mereka dipindahkan ke Rudenim.
Rencana tersebut, katanya, perlu ditindaklanjuti dengan sebuah MoU, bukan antara BNP dengan Kanwil Humum dan HAM NTT, tapi antar lembaga setingkat di atasnya yakni BNN dengan Kementerian Hukum dan HAM. “Ini penting, agar bisa dilaksanakan di semua kantor imigrasi di Indonesia,” tambahnya.

Baca Juga :  Suami Ditahan Jaksa, Istri Menangis Histeris

Sejauh ini, imigrasi Kupang mengamankan sebanyak 313 imigran gelap di dua lokasi yakni rumah detensi imigrasi (Rudenim) Kupang, 250 orang dan bekas kantor imigrasi 63 orang. (Ado)

Komentar ANDA?

Tags : # # #

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]