Home / Hukrim / Jaksa Pulbaket Ambruknya Plafon Gedung Sasando

Jaksa Pulbaket Ambruknya Plafon Gedung Sasando

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]

Amran Lakoni

NTTTERKINI.COM, Kupang – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Nusa Tenggara Timur (NTT) mulai melakukan penelitian dan pengumpulan bahan,  data dan keterangan (Pulbaket) terkait ambruknya plafon kantor Gubernur NTT (Gedung Sasando).

Hal itu guna mencari tahu, apakah ada indikasi korupsi terkait pembangunan gedung tersebut, kareba tidak sesuai spesifikasi.  “Jangan salahkan alam,  karena angin.  Yang jadi pertanyaan, kenapa palfon gedung itu ambruk,” kata Asisten Intel Kejati NTT,  Amran Lakoni kepada wartwan,  Selasa,  6 Februari 2018.

Menurut dia,  pihaknya telah menyita kontrak pembangunan tersebut untuk dilakukan telaah. Sambil menunggu ahli dari Politeknik Kupang untuk melakukan perhitungan.  “Kami belum tahu,  apakah ada indikasi korupsi. Karena masih diteliti,” katanya.

Baca Juga :  Dua Tahun Kerja di Malaysia,  TKI asal NTT Tak Digaji

Dia berharap dalam waktu dekat sudah ada hasilnya.  Jika ditemukan ada indikasi korupsi, maka akan ditindaklanjuti ke ranah hukum. “Mudah-mudahan dalam waktu dekat.  Kami akan panggil ahlinya untuk cek. Apakah pekerjaan kantor gubernur salahi atauran atau tidak,” katanya.
 
Dia mengaku dari kontrak yang diambil dana pembangunan bangunan gedung Rp 156 miliar. “Kontraknya sudah dapat nilai kontrak Rp156 miliar,” ujarnya. 
 
Total pagu dana yang dialokasikan untuk pembangunan gedung sebesar Rp176 miliar lebih.  Sebelumnya plafon gedung sasando yang baru diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ambruk.
 
“Kerugian ditaksir sebesar Rp50 juta. Kami akan segera perbaiki ambruknya palfon itu,” kata Kepala Biro Umum Setda NTT,  Zakarias Moruk.  (Ado)

Share Button
Baca Juga :  Jaksa Selidiki Ambruknya Plafon Gedung Sasando 

Komentar ANDA?

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]