Home / Hukrim / Jaksa Selidiki Ambruknya Plafon Gedung Sasando 

Jaksa Selidiki Ambruknya Plafon Gedung Sasando 

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]

Amran Lakoni

NTTTERKINI.COM, Kupang – Kejaksan Tinggi (Kejati) Nusa Tenggara Timur (NTT) menaikan status ambruknya gedung Sasando (Kantor Gubernur) dari pengumpulan data menjadi penyelidikan. 
 
“Baru hari ini,  kami naikan status ke penyeledikan,” kata Asisten Intel Kejati NTT Amran Lakonin kepada media ini, Senin,  12 Februari 2018.
 
Dari hasil puldata itu, menurut dia, maka ditingkatkan ke penyelidikan oleh Kejati. Penyelidikan yang dilakukan,  bukan hanya ambruknya plafon kantor Gubernur,  namun keseluruhan pembangunan itu.  “Kami akan mencari bukti awal terkait pembangunan kantor tersebut,” katanya. 
 
Namun,  kata dia,  pihaknya bukan ahli di bidang prmbangunan, sehingga pihaknya akan meminta bantuan Politeknik Negeri Kupang untuk dilakukan perhitungan atas gedung tersebut.  “Perhitungan kerugian akan dilakukan oleh Politeknik,” katanya. 
 
Dia mengaku pihaknya telah menyita kontrak pembangunan tersebut untuk dilakukan telaah. “Kami belum tahu,  apakah ada indikasi korupsi. Karena masih diteliti,” katanya.
 
Dia mengaku dari kontrak yang diambil dana pembangunan bangunan gedung Rp 156 miliar. “Kontraknya sudah dapat, nilai kontrak Rp156 miliar,” ujarnya. 
 
Total pagu dana yang dialokasikan untuk pembangunan gedung sebesar Rp176 miliar lebih.  Sebelumnya plafon gedung sasando yang baru diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ambruk. (Ado)

Share Button
Baca Juga :  Kacab PT Pelni Kupang Jadi Tersangka Pungli

Komentar ANDA?

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]