Home / Kesehatan / Jaminan Persalinan Gratis di Kota Kupang Gagal

Jaminan Persalinan Gratis di Kota Kupang Gagal

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]

Kadis Kesehatan Kota Kupang, Dr. Ary Wijana

NTTTERKINI.COM, Kupang – Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, dokter Ary Wijana mengakui program Jaminan Persalinan (Jampersal) gratis untuk menekan angka kematian ibu melahirkan gagal. Pasalnya, tahun 2012 lalu, hanya sekitar 56 persen, dana Jampersal yang terserap.

“Tahun 2012  penerapan program Jampersal baru mencapai 56 persen,” kata  Dr Ary, Rabu, 23 Januari 2013. Dengan pencapain ini, menurut dia, maka  program Jampersal untuk menekan angka kematian ibu dan anak di Kota Kupang. Walaupun, diakuinya dibanding tahun 2011 hanya mencapai 26 persen, telah mengalami peningkatan.

Dari total dana sebesar Rp 3 miliar untuk program Jampersal itu, hanya Rp 2,7 miliar yang terserap atau 56 persen. Rendahnya keinginan masyarakat untuk menggunakan Jampersal ini, katanya, karena masih banyak ibu hamil yang tidak melakukan pemeriksaan dan persalinan di Puskesmas atau Puskemas pembatu. Karena program Jampersal ini hanya bisa di klaim ke pemerintah, jika pemeriksaan kehamilan dilakukan di Puskesmas atau Pustu di Kota Kupang. “Selama ini rata-rata ibu hamil lebih banyak ke bidang praktek untuk memeriksakan kehamilannya,” kata Dr. Ary.

Baca Juga :  Kabupaten Kupang Sweeping Ibu Hamil

Dia mengatakan, dari 77 bidan praktek swasta yang ada di Kota kupang hanya tujuh bidan yang memilki kerjasama dengan Dinas Kesehatan untuk menjalankan program Jampersal ini. Sehingga mereka kesulitan mengajukan klaim Jampersal, karena tidak miliki bukti pemeriksaan kehamilan di puskesmas atau pustu.

Padahal, lanjutnya, biaya jaminan persalinan yang diberikan melalui program Jampersal cukup besar yakni Rp 500 ribu per persalinan. Karena itu, pihaknya akan meningkatkan sosialisasi agar dokter praktek dan bidan bisa melakukan kerjasama dengan Dinas Kesehatan Kota Kupang. “Kami akan melakukan sosialisasi agar program Jampersal bisa terserap hingga 100 persen,” katanya. (Lan)

Komentar ANDA?

Tags : #

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]