Janin Hasil Aborsi Bidan Dewi Digali

0
1328
Ilustrasi
Ilustrasi
Ilustrasi

NTTTERKINI.COM, Kupang – Kepolisian resor Kupang Kota, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu 24 Januari 2016 sekitar pukul 16:00 wita, menggali janin hasil aborsi yang dilakukan bidan Dewi Bahren di Kelurahan Nefonaek.

Dalam penggalian oleh tim iden Polres Kupang Kota di Tempat Kejadian Perkara (TKP), ditemukan tulang belulang dari janin yang dikuburkan oleh Ramli.

Ramli merupakan karyawan dari tersangka, bidan Dewi sejak tahun 2015 lalu. Setelah mendapatkan tulang belulang dari bayi yang dikuburkan, langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara (RSB) Kupang.

Kasat Reskrim Polres Kupang Kota, Ajun Komisaris Didik Kurnianto mengatakan sesuai pengakuan Surah, salah satu saksi dalam kasus itu terdapat satu janin yang masih dikuburkan di TKP. “Dari keterangan saksi itu, maka kami melakukan penggalian dan menemukan tulang janin bayi ini,” katanya.

Tidak hanya itu, tim kepolisian juga menemukan ari-ari yang sudah dikuburkan 4 bulan lalu. Untuk tulang belulang bayi yang ditemukan, tambah Didik, akan dilakukan pemeriksaan dengan melakukan tes DNA untuk memastikan lagi apakah benar tulang manusia ataukan bukan.

“Memang benar ada ditemukan tulang, tapi kami harus tes lagi lewat DNA supaya lebih pasti lagi tulang manusia atau bukan,” ungkap Didik.

Ramli salah satu karyawan mengaku dirinya yang menguburkan janin itu dan menggali lubang tersebut. Dirinya, kata Ramli, bekerja di klinik Dewi sejak tahun 2012 lalu dan beri upah sebesar Rp 800-900 ribu/bulan. “Saya yang gali kubur dan kuburkan janin. Saya baru kubur satu janin dan ari- ari,” katanya.

Penggalian janin bayi hasil aborsi tersebut menjadi tontotan warga sekitar yang ingin mengetahui kasus yang melibatkan bidan Dewi tersebut. (Ado)

Komentar ANDA?