Home / Kesehatan / Jonas: Awasi Jajanan Anak di Sekolah

Jonas: Awasi Jajanan Anak di Sekolah

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]

Jonas Salean

NTTTERKINI.COM, Kupang – Pemerintah Kota Kupang dan Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) menandatangi memorandum of understanding (MoU) untuk bersama melakukan pengawasan obat dan makanan kadaluarsa di daerah ini.

Pendatangan MoU ini diwakili oleh Wali Kota Kupang, Jonas Salean dan Kepala BPOM Kupang, Ruth Laiskodat bertempat di ruang garuda, kantor wali kota Kupang, Rabu, 23 Januari 2013 lalu.

Wali Kota Kupang, Jonas Salean mengatakan banyak makanan bagi anak-anak di sekolah-sekolah di wilayah Kota Kupang yang diduga mengandung zat pengawet, sehingga berbahaya bagi anak-anak. Karena itu, perlu dilakukan pengawasan yang cukup ketat. “Pengawasan makanan kadaluarsa harus di prioritas pada jajanan anak di sekolah-sekolah,” katanya.

Baca Juga :  Akbar: Golkar Akan Perjuangkan Anggaran Untuk NTT

Produk jajanan anak sekolah, menurut Jonas, merupakan produk home industri yang harus diawasi oleh pemerintah dan BPOM. Karena itu, perlu adanya kerjasama ini untuk melakukan pengawasan terhadap makanan kadaluarsa atau mengandung zat pengawet yang di perdagangkan. “Kerjasama ini sangat membantu pemerintah mengawasi obat dan makanan kadaluarsa,” katanya.

Sementara itu, Kepala BPOM, Ruth Laiskodat mengatakan pengawasan obat dan makanan ini akan dilakukan di berbagai tempat, seperti kios, toko, dan supermarket agar konsumen tidak dirugikan. “Pengawasan akan dilakukan secara terpadu di semua tempat transaksi, seperti kios, toko dan supermarket,” katanya. (Lan)

Komentar ANDA?

Tags : #

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]