Home / Sosbud / JPIC Gagalkan Pemberangkatan TKW Ilegal

JPIC Gagalkan Pemberangkatan TKW Ilegal

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]
TKW Ilegal

TKW Ilegal

NTTTERKINI.COM, Kupang – Justice, Peace and Integrity Creasion (JPIC) Serikat Sabda Allah (SVD Societas Verbi Divini) di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) menggagalkan pemberangkatan lima Tenaga Kerja Wanita (TKW) yang akan diberangkatkan ke luar negeri.

Pemberangkatan TKI Ilegal itu digagalkan pastor Pater Paul Rachmat, SVD, anggota JPIC Timor. Pastor kebetulan itu bersama dengan lima calon TKW itu berangkat ke Jakarta menggunakan pesawat Lion Air.

Diatas pesawat, Pater Paul akhirnya mengetahui bahwa kelima anak itu adalah TKW ilegal, karena tanpa dokumen yang lengkap. Kejadian itu pada 2 Mei 2013 lalu. Kasus ini akhirnya dilaporkan ke kepolisian Cengkareng, Bandara Soekarno Hatta, namun tak ditanggapi, sehingga diserahkan ke kementrian sosial yang memulangkan mereka.

Baca Juga :  Doa Bersama Kenang 40 Hari Korban Cebongan

Lima TKW illegal itu yakni Florentina Nahak, 20, Yustina Feto, 18, Willcah Seo Sae, 30, Yuli Merry, 49, dan Natalia Manubulu, 19.

Yuli Merry, salah satu calon TKI mengaku, direkrut Daniel Sabon dari PT Tugas Mulia yan bermarkas di Kelurahan Oesao, Kabupaten Kupang untuk dipekerjakan sebagai TKW di Batam dengan upah Rp 900.000/bulan.

Koordinator JPIC SVD Timor, Pater Piter Bataona menjelaskan, mereka mencurigai kelima calon TKI illegal itu sehingga dielaporkan masalah ini kepada pihak kepolisian di Cengkareng. Dan diurus kepulangan mereka oleh Kementerian Sosial RI. “JPIC memiliki kepedulian terhadap berbagai masalah seperti TKI ilegal ini, karena masalah kemanusiaan,” katanya.

Para TKI ini, sementara ditampung di Biara Bruder Gregorius (BBG) Kupang. Selanjutnya mereka akan dipulangkan ke kampung halaman masing-masing. (Ado)

Komentar ANDA?

Tags : #

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]