Home / Ekbis / Kadis PU: Poros Tengah Bukan Jalan Stategis Nasional 

Kadis PU: Poros Tengah Bukan Jalan Stategis Nasional 

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]
Andre Koreh

Andre Koreh

NTTTERKINI.COM, Kupang – Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Nusa Tenggara Timur (NTT) Andre Koreh menilai proyek jalan poros tengah di wilayah Kabupaten Kupang bukan merupakan jalan strategis nasional, sehingga proyek jalan tersebut untuk sementara dihentikan.

“Setahu saya, jalan poros tengah yang dibangun, bukan jalan strategis nasional,” kata Andre saat dialog pemerataan infrastruktur, Selasa, 7 November 2017.
Pembangunan jalan poros tengah itu sepanjang 159 km itu, menurut dia, tidak berbasis tata ruang, karena pembangunan jalan tersebut justru melewati kawasan hutan.
Harusnya, kata Andre, pembangunan jalan menuju keterbatasan negara, bukan melalui jalan poros tengah, tapi jalan dari Sulamu hingga Naikliu sepanjang sekitar 140 km. “Jalan lintas timur harusnya yang dibangun, bukan poros tengah,” tegasnya.
Masalah jalan lintas timur itu juga, lanjut Andre, pernah diangkat pada rapat jalan nasional di Ternate, dan Kementrian menyetujui pembangunan jalan lintas timur itu.
“Pembangunan jalan itu menuju ke lokasi pembangunan pos lintas batas, sehingga lebih strategis, karena menuju daerah perbatasan,” katanya.
Dia mengatakan pembangunan jalan tersebut seharusnya sudah akan dilaksanakan pada 2018 mendatang. “Jika pembangunan terfokus ke perbatasan, maka seharusnya sudah ada alokasi anggaran tahun depan,” tegasnya.
Pembangunan jalan poros tengah tersebut merupakan usulan dari pemerintah pusat yang ditangani langsung oleh Balai Jalan Wilayah X. (Ado)

Komentar ANDA?

Baca Juga :  451.371 RTS di NTT Terima RasTra

Tags : #

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]