Home / Hukrim / Kapolda: Proses Hukum Bupati Ngada Jalan Terus

Kapolda: Proses Hukum Bupati Ngada Jalan Terus

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]
Tiga Kades dari Ngada yang menemui Kapolda NTT

Dua Kades dan Tokoh Masyarakat dari Ngada yang menemui Kapolda NTT

NTTTERKINI.COM, Kupang – Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur Brigadir Jenderal Untung Yoga Ana mengatakan proses hukum terhadap Bupati Ngada Marianus Sae yang diduga memerintahkan sejumlah anggota Sat Pol PP daerah itu memblokir bandara Turelelo, Soa terus dilakukan.

“Proses hukum terus dijalankan, dan saat ini sedang melengkapi berkas pemeriksaan untuk segera dilimpahkan ke kejaksaan,” katanya kepada wartawan di Kupang, Rabu, 15 Januari 2014.

Menurut dia, proses hukum yang dilaksanakan penyidik akan terus berlanjut hingga kasus tersebut diputuskan oleh lembaga peradilan. “Kami lakukan sesuai prosedur dan aturan yang berlaku,” katanya.

Baca Juga :  Kejati Periksa Dua Saksi Dugaan Korupsi IT Bank NTT

Penyidik tidak akan menghentikan proses hukum ini, karena telah terjadi perbuatan pidana sebagaimana yang diatur dalam Pasal 421 KUHP tentang penyalahgunaan kekuasaan. Dalam kasus ini, telah terjadi penyalahgunaan kewenangan oleh Bupati Ngada Marianus Sae, dengan memerintahkan Satuan Polisi Pamong Praja untuk memblokir bandara, pada Sabtu 21 Desember 2013 lalu.

Kepala Desa Rakalaba, Kecamatan Golewa Barat, Kabupaten Ngada Romaldus Ngei yang ditemui di Mapolda NTT mengaku, bersama-sama 135 kepala desa lainnya, akan melumpuhkan aktivitas pemerintahan di daerah itu, jika proses hukum terhadap Bupati Ngada terus dilakukan penyidik Polda NTT.

“Kami sudah sepakti hal itu dan sudah kami komunikasi dengan Bapak Kapolda melalui petisi kami yang ditandatangani 135 kepala desa dan sekitar 80 ribu masyarakat Ngada,” katanya dan mengaku sudah menyerahkan petisi itu kepada Kapolda NTT bersama beberapa kepala desa sebagai perwakilan dari Ngada. (Ado)

Komentar ANDA?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]