Home / Hukrim / Kejaksaan Belum Terima SPDP Bupati Ngada

Kejaksaan Belum Terima SPDP Bupati Ngada

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]
Marianus Sae

Marianus Sae

NTTTERKINI.COM, Kupang – Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (NTT) mengaku belum menerima Surat perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP) oleh Kepolisian daerah (Polda) setempat. Padahal Bupati Ngada Marianus Sae telah menjalani pemeriksaan di Mapolda NTT awal tahun ini.

“SPDP dari Polda belum dikirim ke Kejaksaan sebagai surat pemberitahuan penyidikan,” kata Humas Kejaksaan Tinggi NTT Ridwan Angsar di Kupang, Selasa, 14 Januari 2014.

Seharusnya, menurut dia, jika kepolisian meningkatkan status dari penyelidikan dan penyidikan maka harus dilaporkan ke Kejaksaan, namun hingga saat ini tidak ada laporan dari penyidik Polda NTT. “Sesuai KUHP, SPDP dilaporkan setelah status penyelidikannya ditingkatkan,” katanya.

Terkait kasus pidana umum, jelasnya, polisi hanya mengirimkan SPDP ke Kejaksaan. Namun, jika tersangkut masalah korupsi, maka SPDP itu juga dikirimkan ke Komisi Pemberantas Korupsi (KPK).

Baca Juga :  Penyebar Hate Speech Ditahan di Sel Tahanan Wanita

Humas Polda NTT Ajun Komisaris Besar Okto Riwu mengatakan penyidik Polda NTT masih melakukan analisa hukum terkait kasus pemblokiran bandara Turelelo yang dilakukan Bupati Ngada Marianus Sae. “Jika analisa hukum itu sudah mantap akan dikirim ke Kejaksaan. Masih di proses,” katanya.

Bupati Ngada Marianus Sae telah ditetapkan sebagai tersangka dan diperiksa penyidik Polda NTT terkait aksinya memblokir Bandara Turelelo, Soa, Ngada, lantaran tak mendapatkan tiket dari Merpati. (Ado)

Komentar ANDA?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]