Home / Hukrim / Kejari Kupang Gencar Pulbaket Kasus PT Sasando

Kejari Kupang Gencar Pulbaket Kasus PT Sasando

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]
PT Sasando

PT Sasando

NTTTERKINI.COM, Kupang – Tim penyidik Tindak Pidana Khusus (Tipidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) gencar mengumpulkan bahan dan keterangan (Pulbaket) terkait kasus dugaan korupsi di PT Sasando Kota Kupang.

“Saat ini tim penyidik masih melakukan Pulbaket terkait kasus dugaan korupsi di PT Sasando Kupang,” kata Kepala seksi Pidana Khusus Kejari Kupang, Indi Premadasa kepada wartawan, Rabu, 19 Juli 2016.

Pulbaket dan pemeriksaan skasi itu, kata Indi, berdasarkan surat perintah tugas (sprintug) untuk tim penyidik Tindak Pidana Korupsi pada Kejari Kupang untuk mendalami dugaan tindak pidana korupsi pada PT Sasando. Dengan dikeluarkannya sprintug tersebut, menurut dia, upaya penyelidikan terhadap dugaan tindak pidana korupsi di PT Sasando Kota Kupang sudah mulai dilakukan.

Baca Juga :  Warga Klaten Terduga ISIS Diamankan di Rote

Dengan adanya surat itu, maka Kejari Kupang sedang mendalami dugaan penyimpangan dalam pengelolaan keuangan negara di PT Sasando, yang selama ini selalu mendapatkan dana hibah dari Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang. “Sprintug ini menjadi pegangan bagi kami dalam menjalankan tugas penyelidikan dan penyidikan,” kata Indi.

Untuk diketahui, adanya dugaan penyelewengan keuangan di PT Sasando yang merupakan perusahaan plat merah milik Pemkot Kupang. Penyertaan modal senilai Rp 2 miliar dari Pemkot Kupang tak mampu dikelola dengan baik. Akibatnya perusahaan mengalami kerugian.

Pada tahun 2014 PT Sasando mengusulkan tambahan anggaran ke Pemkot Kupang sebesar Rp 4 miliar. Dana tersebut rencananya untuk mendukung usaha periklanan berupa penambahan titik iklan dan papan iklan, peternakan ayam berkapasitas 20 ribu ekor, peternakan babi dan unit usaha percetakan. Namun, dana Rp 4 miliar yang diusulkan tersebut, setelah melalui pembahasan bersama Pemkot dan DPRD, akhirnya hanya menyetujui dana penyertaan modal ke PT Sasando senilai Rp 2 miliar.

Baca Juga :  Usai Memperkosa, Pelaku Bawa Kabur Uang Rp600 Ribu

Berdasarkan hasil penelusuran PIAR NTT, nilai kerugian PT Sasando tahun 2011 sebesar Rp 407,2 juta, tahun 2012 sebesar Rp528,8 juta dan 2013 sebesar Rp 819,9 juta. Sesuai hasil temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan NTT, total kerugian negara di PT Sasando mencapai Rp 111,6 yang harus segera dikembalikan ke Kas Pemda Kota Kupang. (Dem)

Share Button

Komentar ANDA?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]