Home / Hukrim / Keluarga Korban LP Cebongan Minta Presiden Bentuk TGPF

Keluarga Korban LP Cebongan Minta Presiden Bentuk TGPF

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]
Keluarga korban LP Cebongan di Taman Nostalgia (by Jhon Seo)

Keluarga korban LP Cebongan di Taman Nostalgia (by Jhon Seo)

NTTTERKINI.COM, Kupang – Keluarga korban Lembaga Pemasyarakatan (LP) Cebongan, Sleman, Yogyakarta meminta Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk membentuk Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) untuk mengungkap kasus yang menewaskan empat putra NTT tersebut.

Permintaan itu disampaikan empat keluarga korban LP Cebongan, saat menggelar aksi di Taman Nostalgia Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis, 4 April 2013 sore.

Dalam tuntutannya yang dibacakan salah satu keluarga korban, Yeni Rohi Riwu, Kakak kandung Adi Rohi Riwu mengatakan keluarga korban mendesak agar Presiden SBY segera membentuk Tim Gabungan pencari Fakta (TGPF) atas kasus LP Cebongan untuk mengungkap pelaku pembataian tersebut.

Baca Juga :  Dua Tersangka Kasus Adolfina Diserahkan ke Kejari Kefa

Keluarga juga menuntut pertanggungjawaban Kapolda Yogyakarta, atas penitipan empat tahahan kasus pembunuhan anggota Kopasus di Hugos Kafe. “Kami menilai Kapolda terkesan membiarkan ancaman terhadap empat korban yang telah diketahuinya,” kata Yeni.

Selain itu, keluarga menuntut agar Presiden memerintahkan TNI dan Kepolisian untuk membuka diri untuk terungkapnya pelaku pembantaian empat anak tersebut. Serta membubarkan tim investigasi yang dibentuk TNI. “Kami menilai tim internal TNI tidak mampu berikan kebenaran atas kasus yang terjadi,” katanya.

Aksi tersebut dihadiri puluhan keluarga dari empat korban tersebut sambil memajangkan foto keempat korban di LP Cebongan, yakni Deki Sahetapy, Adi Rohi Riwu, Dedi Chandragalaja dan Juan Manbait. (Ado)

Komentar ANDA?

Tags : #

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]