Home / Hukrim / Keluarga Wartawan Pos Kupang Diintimidasi Polisi

Keluarga Wartawan Pos Kupang Diintimidasi Polisi

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]

NTTTERKINI.COM, Kupang – Keluarga salah wartawan Pos Kupang, Frederick Bau diintimidasi dua oknum anggota kepolisian resior Polres Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT), lantaran berita yang dilansir media lokal itu terkait pelayanan di salah satu polsek yang diterlantarkan anggotanya.

“Saya mendapat laporan dari keluarga saya di Belu bahwa mereka diintimidasi oleh dua oknum anggota polisi yang bertugas di Polsek Raimanuk,” kata Frederick, Rabu, 21 Mei 2014.

Menurut dia, saat dirinya berkunjung ke kampung halamannya belum lama ini, dirinya mendapat laporan bahwa Polsek Raimanuk, Kabupaten Belu yang berbatasan dengan Timor Leste sering ditinggal kosong oleh anggota yang bertugas disana. “Saya mengecek laporan itu dan ternyata benar. Lalu saya beritakan,” katanya.

Baca Juga :  Operasi Rahmadnya, Polda NTT Siaga 6.200 Personil

Namun, usai pemberitaan itu dilansir, pada 19 Mei 2014 dua oknum anggota polisi yang bertugas di Polsek Raimanuk mendatangi kediaman keluarga wartawan itu dan menanyakan siapa yang memberikan informasi itu kepada wartawan. “Akibat intimidasi itu, nenek saya yang sudah 80-an tahun langsung syok dan trauma,” katanya.

Karena itu, dia meminta agar Kapolres Belu segera menindak tegas dua oknum anggotanya itu yang sering meninggalkan tugas di Polsek Raimanuk serta memberikan sanksi atas tindakan intimidasi terhadap warga. “Saya harap Kapolres bisa tegas terhadap anggotanya,” pintanya.

Frederick mengaku telah menghubungi Kapolres Belu, Ajun Komisaris Besar Daniel Yudu Ruhoro. kapolres membantah adanya intimidasi yang dilakukan oknum anggota polisi di Raimanuk, Belu. “Kapolres membantah ada intimidasi itu,” katanya. (Ado)

Komentar ANDA?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]