Kemendagri Tak Setujui Pinjaman Daerah Rp900 Miliar

0
385
Leo Lelo
Leo Lelo

NTTTERKINI.COM, Kupang – Direktorat Fasilitasi dan Pinjaman Daerah Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) tidak.menyetujui adanya penyesuaian KUA PPAS untuk memasukan dana pinjaman daerah sebesar Rp900 milliar.

“Sesuai hasil konsultasi dengan Kemendagari, jelas tidak bisa dilakukan penyesuaian KUA PPAS,” tegas Wakil Ketua Komisi III DPRD NTT, Leo Lelo kepada wartawan, Rabu, 20 November 2019.

Komisi III DPRD NTT melakukan konsultasi ke Kemendagri pada 14 November 2019 lalu terkait dana pinjaman daerah Rp900 milliar yang belum masuk dalam KUA PPAS.

Menurut Leo, sesuai amanat PP No 56 tahun 2018 pasal 16 (b) disebutkan usulan pinjaman daerah harus bersamaan dengan KUA PPAS. Hal itu juga didukung dab ditegaskan oleh Kemendagri. “Itu kuncinya. Harus sesuai regulasi,” tegasnya.

Lanjut dia, pemerintah hendaki penyesuaian KUA PPAS, sehingga pinjaman daerah bisa dibahas di RAPBD 2020. “Jika ikut PP jelas tidak bisa, aturan dan konsultasi permensagri jelas tidak bisa,” katanya.

Dia mengaku telah memberikan laporan hasil konsultasi di Kemendagri saat konsultasi lalu. Pemerintah juga telah melakukan konsultasi dengan direktorat perencanaan anggaran Kemendagri, dinyatakan bisa sesuai Permendagri. “Itu kan lex speciàlis. Itu kata kuncinya,” ujar dia.

Dia mengatakan, apakah memungkinkan? Mungkin, tapi penuhi dulu regulasi yang ada.
Namun, jika regulasi sudah tidak memungkinkan untuk apa bahas substansinya.

“Apakah kita dituntilut untuk wujudkan visi misi atau kebijakan. Tapi kalau salahi aturan buat apa?. Kalau menyimpang dari regulasi perlu kehati-hatian. Secara tegas saya tidak dukung itu,” katanya. (Ado)

Komentar ANDA?