Home / Hukrim / Kepsek SMAN 4 Kupang: Teman Guru Dianiaya

Kepsek SMAN 4 Kupang: Teman Guru Dianiaya

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]

Ilustrasi

NTTTERKINI.COM, Kupang – Kepala Sekolah SMAN 4 Kupang, Agus Bire Logo membantah pernyataan orang tua siswa SMAN 4 Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Mateos Tuflasi bahwa tidak ada penganiayaan terhadap guru SMAN 4 Kupang, Makrina Bikan pada 18 Oktober 2018 lalu. 
 
“Yang terjadi teman guru kami dianiaya di kelas,” kata Agus kepada media ini, Senin, 22 Oktober 2018. Pernyataan Agus ini terkait dengan bantahan Mateos bahwa dirinya tidak menganiaya guru Makrina.
 
Akibat penganiayaan terhadap guru itu, maka siswa yang berada di sekolah tidak menerima itu, dan balik menyerang Mateos. “Anak-anak keluar untuk lakukan pembelaan terhadap gurunya. Siapa yang tega melihat gurunya dianiaya,” kata Agus.
 
Namun, dia mengaku tidak mengatahui siapa saja yang melakukan penganiayaan kepada Mateos, karena sudah banyak anak-anak. “Siapa yang mekukul Mateos? Kami juga tidak tahu. Banyak anak-anak waktu itu,” tegasnya. 
 
Menurut dia, Mateos tidak mungkin dianiaya, jika dia tidak memukul guru di sekolah. Masalah ini sudah dilaporkan ke polisi untuk di proses. “Awalnya, kami berpikir untuk damai. Namun di tolak, maka kita tunggu saja pembuktian di pengadilan,” katanya.
 

Sebelumnya Mateos Tuflasi, ayah MT yang dituduh melakukan penganiayaan kepada seorang Guru di SMAN 4 Kupang, Makrina Bikan, karena memukul anaknya, mengaku tidak pernah memukul atau menendang Makrina.

“Saya berani bersumpah tidak pernah memukul atau menendang ibu Makrina. Saya sudah ajak ibu itu untuk bersumpah di gereja, tapi di tolak,” kata Mateos.
 
Kejadian ini bermula MT, siswa sekolah itu melaporkan ke orang tuanya, karena ditampar oleh guru Makrina Bikan yang diduga menyenggol guru tersebut. 
 
Kasus ini sementara berproses di Kepolisian resor Kupang Kota, setelah kedua pihak sama-sama melaporkan kasus penganiayaan itu. (Ado)

Share Button
Baca Juga :  Panitia PHO Korupsi Buku Divonis 1,3 Tahun Penjara

Komentar ANDA?

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]