Home / Hukrim / Kerugian Negara Proyek Buku Dipertanyakan

Kerugian Negara Proyek Buku Dipertanyakan

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]
Petrus Bala Pationa

Petrus Bala Pationa

NTTTERKINI.COM, Kupang – Kuasa hukum tersangka kasus pengadan buku di Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (PPO) Kota Kupang, Budiarto, Petrus Bala Pationa mempertanyakan kerugian negara yang tidak ditemukan dalam proyek tersebut.

“Dimana kerugian negaranya. Sampai sekarang belum ditemukan,” kata Petrus kepada wartawan, Rabu, 24 Juli 2013.

Menurut dia, proyek yang dikerjakan kliennya, Budiarto sebagai kontraktor pelaksana, telah mengerjakan proyek tersebut sesuai kontrak pengadaan buku untuk 43 sekolah menengah pertama (SMP) di Kota Kupang. “Klien saya bingung, karena disebutkan juga pengadan buku untuk sekolah dasar (SD). Yang mana?,” tanya dia.

Nilai proyek pengadaan buku SMP yang kerjakan kliennya, katanya, hanya bernilai Rp 2,6 miliar, tidak sampai Rp 4 miliar seperti yang disebutkan Jaksa. “Rp 4 miliar dengan proyek apa,” katanya.

Baca Juga :  Polisi Gebrek Sarang Judi Sabung Ayam di Maumere

Berdasarkan hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) NTT tahun 2011 menyebutkan tidak menemukan adanya kerugian negara dalam proyek tersebut. “Sudah dua kali dilakukan pemeriksaan oleh BPK, tapi tidak ditemukan adanya kerugian negara,” katanya.

Tidak hanya itu, lanjutnya, kasus ini juga pernah ditangani oleh Kepolisian resor Kupang Kota dan Polda NTT yang juga menemukan adanya indikasi tindak pidana dalam kasus itu. “Saya bingung, kasus ini masih diproses di kejaksaan. Padahal, jelas-jelas tidak ada kerugian negara,” katanya.

Saat ini, katanya, Jaksa sedang meminta Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk melakukan pemeriksaan ulang. “Pemeriksan belum dilakukan. Tapi akan menjadi rancu, karena sudah diperiksa oleh BPK,” katanya.

Baca Juga :  Catatan "Idjon Djanbi" Dishare ke 3.823 Akun Facebook

Diketahui, Kejaksaan Tinggi NTT telah menahan dua tersangka dalam kasus pengadaan buku di dinas PPO Kota Kupang tahun 2010 yakni mantan sekretaris Dinas PPO Kota Kupang, Cornelis Kapitan dan Budiarto selaku kontraktor pelaksana. (Ado)

Komentar ANDA?

Tags : # # #

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]