Home / Polkam / Kisruh Pilkada SBD, KPU NTT: Putusan MK Final

Kisruh Pilkada SBD, KPU NTT: Putusan MK Final

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]
Djidon de Haan

Djidon de Haan

NTTTERKINI.COM, Kupang – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nusa Tenggara Timur (NTT) menegaskan keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait kekisruhan pemilu kepala daerah (Pilkada) Sumba Barat Daya (SBD) sudah final dan mengikat, sehingga pleno ulang dilakukan KPU setempat cacat hukum.

“Pleno yang diakui yakni yang diperkuat dengan putusan MK,” kata juru bicara KPU NTT, Djidon de Haan kepada wartawan, Kamis, 3 Oktober 2013.

Mahkamah Konstitusi (MK) menolak gugatan pasangan Kornelis Kodi Mete- Daud Lende Umbu Moto terkait dugaan manipulasi suara saat Pilkada Sumba Barat Daya, 5 Agustus 2013 lalu. Putusan MK dikeluarkan pada 29 Agustus 2013 lalu.

Putusan MK itu justru dianulir KPU Sumba Barat Daya dengan menggelar pleno ulang dan menetapkan Kodi Mete- Daud Lende Umbu Moto sebagai pemenang, setelah polisi menemukan bukti dugaan manipulasi suara itu.

Baca Juga :  KPU-Bawaslu NTT Koordinasi Pemilih Tambahan

Pleno ulang yang digelar KPU Sumba Barat Daya ilegal, karena tidak cacat prosedural dan formal. Karena temuan dugaan manipulasi suara oleh kepolisian dinilai tidak bisa dijadikan novum untuk membatalkan hasil pilkada yang telah ditetapkan di MK. “Jika ada pleno kedua, maka harus batalkan dulu pleno pertama,” katanya.

KPU Sumba Barat Daya pada 10 Agustus 2013 lalu menggelar pleno rekapitulasi suara pilkada dan menetapkan pasangan calon Markus Dairo Tallu- Ndara Tanggu Kaha sebagai calon bupati terpilih. Namun, putusan itu dianulir, setelah kasus dugaan penggelmbungan suara ditangani polisi. (Ado)

Komentar ANDA?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]