Home / Hukrim / Korupsi Alat Kontrasepsi Dituntut 1,4 Tahun Bui

Korupsi Alat Kontrasepsi Dituntut 1,4 Tahun Bui

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]

Alat kontrasepsi

NTTTERKINI.COM, Kupang – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Rote Ndao menuntut lima terdakwa dugaan korupsi alat kontrasepsi di Dinas Kependudukan dan Keluarga Berencana Kabupaten Rote Ndao tahun 2008 yang merugikan negara Rp 305 juta.

Tuntutan itu disampaikan JPU E. Sinaga saat sidang di pengadilan tindak pidana korupsi (Tipikor) Kupang, Senin, 21 Januari 2013 petang.

Sinaga dalam tuntutannya mengatakan, kelima terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan perbuatan tindak pidana korupsi dalam proyek pengadaan alat-alat kontrasepsi tersebut yang merugikan negara sekitar Rp 305 juta. “Dengan demikian kelima terdakwa dituntut 16 bulan penjara,” katanya.

Kelima terdakwa itu yakni panitia provisional hand over (PHO) di dinas tersebut, dokter Rina Sutjiati, Mustaqim Geger, Josephus Bolla, Jeremias Panie, dan Hermanus Foeh.

Baca Juga :  Pelayaran Ditutup, Rote dan Sabu Krisis BBM

Kasus dugaan korupsi itu terjadi dalam pengadaan 128 unit alat kontrasepsi untuk sterilisasi, namun kontraktor hanya mampu menyediakan dua unit. Dengan demikian terjadi kekurangan 126 unit. Kerugian akibat kekurangan pengadaan alat kontrasepsi sebesar Rp305 juta.

Dalam sidang yang dipimpin ketua majelis hakim Agus Komarudin, jaksa juga menuntut kelima terdakwa membayar denda Rp50 juta subsider lima bulan kurungan. Para terdakwa dijerat dengan Pasal 2 ayat (1) jo Pasal 18 Undang-Undang (UU) RI No 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yang diubah dengan UU RI No 20 tahun 2001 jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Selain lima terdakwa itu, kasus ini juga menyeret mantan Kepala Dinas Kependudukan dan Keluarga Berencana Rote Ndao Agustinus Orageru dan Direktur CV Anugerah Timor Mandiri Munawar Lutfi sebagai kontraktor pengadaan alat kontrasepsi. Keduanya telah mendekam di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Penfui Kupang. (Dem)

Komentar ANDA?

Tags : #

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]