Home / Kesehatan / Kosmetik Berbahaya Disita BPOM NTT

Kosmetik Berbahaya Disita BPOM NTT

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]

Ilustrasi Kosmetik berbahaya

NTTTERKINI.COM, Kupang – Balai pengawas obat dan makanan (BPOM) Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat, 22 Februari 2013 melakukan razia kosmetik berbahaya yang mengancam kesehatan. Sempat terjadi keributan antara petugas BPOM dan pedagang.

Dalam razia yang digelar di Pasar Inpres Naikoten I Kupang itu, BPOM berhasil menyita puluhan kosmetik pemutih kulit berasal dari China dan Inggris untuk dimusnahkan, karena tak miliki ijin edar.

Pertengkaran antara petugas dan pedagang terjadi saat petugas BPOM mulai menyita kosmetik pewarna kulit tersebut. Pedagang kesal dan menilai petugas BPOM sengaja mematikan bisnis mereka, karena razia ini tanpa didahului dengan sosialisasi tentang produk-produk yang berbahaya. “Tidak ada sosialisasi, lalu datang dan masin sita saja. Tidak bisa seperti itu,” kata Ati, pedagang kosmetik di pasar Naikoten. Pertengkaran itu mereda, setelah petugas menjelaskan tentang tugas mereka. Penjual akhirnya paham dan merelakan dagangannya di sita.

Baca Juga :  Jonas: Awasi Jajanan Anak di Sekolah

Dia mengaku tergoda untuk memasarkan kosmetik itu, khususnya krim pemutih wajah, karena harganya murah. Karena diduga barang-barang itu adalah barang black market atau seludupan dengan harga miring. “Harganya murah, dan permintaan tinggi, maka saya nekat menjual barang itu,” katanya. Krim pemutih yang disita itu, tanpa label, tanggal kadaluarsa, ijin edar dan alamat perusahaan yang harusnya tertera pada label produk tersebut.

Petugas Balai POM NTT, WATI mengatakan, mereka berhasil menyita kosmetik wajah eye shadow, kuteks, lispstik. Kosmetik itu, menurut dia, berbahaya untuk kesehatan. “Peredaran kosmetik ini juga akan mengurangi pendapatan negara,” katanya. Operasi rutin ini dilakukan guna mengontrol peredaran kosmetik dan obat tradisional yang berbahaya bagi kesehatan. (Ado) 

Komentar ANDA?

Tags : #

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]