Home / Polkam / KPU Belum Adakan Surat Suara Pilgub Putaran 2

KPU Belum Adakan Surat Suara Pilgub Putaran 2

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]

logoNTTTERKNI.COM, Kupang – Pengadaan logistik pemilu gubernur (pilgub) putaran kedua yang dilaksanakan pada 15 Mei 2013 masih menunggu putusan Mahkamah Konstitusi (MK) atas gugatan pasangan Ibrahim Agustinus Medah- Melki Laka Lena (Tunas) dan Partai Golkar.

“Pengadaan logistik harus menunggu putusan MK, karena harus memuat nama atau gambar pasangan calon, seperti surat suara,” kata Kepala Bagian Keuangan, Umum dan Logistik KPU NTT, Mulyadi kepada wartawan di Kupang, Kamis, 4 April 2013.

Menurut dia, pengadaan logistik harus menunggu putusan MK agar kegiatan yang dilaksanakan hanya sekali. Jangan sampai putusan MK berbeda dengan pleno KPU. Pihaknya hanya bisa mengadakan formulir umum seperti formulir C-6 atau surat undangan, tinta, sampul dan segel. “Secara keseluruhan, pengadaan logistik pilgub putaran kedua baru akan dilaksanakan setelah ada pleno KPU,” katanya.

Baca Juga :  Sidang Cebongan Digelar Hari Ini

Sementara itu, Sekretaris KPU NTT, Ubaldus Gogi mengatakan pihaknya belum merencanakan pengadaan logistik pilgub putaran kedua, karena rencana kerja dan biaya (RKB) belum ditetapkan. “Belum ada RKB. Namun, tidak berkaitan dengan gugatan paket Tunas ke MK,” katanya.

Mekanismenya, menurut Ubaldus, pengadaan logistik harus melalui penyusunan RKB, penetapan rapat pleno KPU. Prinsipnya, sudah ada rancangan yang disiapkan terkait pengadaan logistik tersebut.

Ubaldus mengatakan, pihaknya telah menyiapkan dana untuk pilgub putaran kedua sebesar Rp 34 miliar lebih. Ini merupakan sebagian dari total dana hibah yang dialokasikan pemerintah provinsi NTT untuk membiayai penyelenggaraan pilgub putaran pertama dan kedua sebesar Rp146 miliar lebih. “Sebagian dananya sudah dipakai pada pilgub putaran pertama pada 18 Maret lalu,” katanya. (Rit)

Komentar ANDA?

Tags : #

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]