Home / Sosbud / Kupang Masuk Kota Berjaringan Indonesia Citynet

Kupang Masuk Kota Berjaringan Indonesia Citynet

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]

Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore

NTTTERKINI.COM, Kupang – Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) masuk dalam 514 kabupaten/kota berjaringan se-Indonesia dalam program Citynet guna pengembangan dan sinergi pembangunan yang berkelanjutan.

“Sebagai kota yang masuk anggota Citynet Indonesia, perlu ada landasan dan implementasi praktis rencana pengembangan daerah dengan konsep Smart City yang mendorong pengembangan menjadi efektif, efisien, inklusif dan partisipatif,” kata Wali kota Kupang, Jefri Riwu Kore saat membuka seminar dan sharing Best Practice Citynet Indonesia, Selasa, 03 September 2019.

Menurut dia, program citynet menjadi wadah kota-kota di Indonesia untuk saling memberikan pengetahuan dan masukan dari kelebihan
masing-masing kota guna pengembangan kota berkelanjutan yang maju, berkembang dan mampu bersaing guna meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan warga.

Baca Juga :  73 Jamaah Haji Kota Kupang Tertinggal di Surabaya

Presiden Citynet Indonesia, Saiful Ilah mengatakan, citynet menjadi jaringan antar kota dan kabupaten di Indonesia saling terkait, agar
wilayah yang sudah maju dan berkembang dapat membagikan pengalaman dalam bidang pemerintahan seperti digitalisasi pelayanan publik dan strategi pengembangan smart city, sehingga wilayah lainnpun dapat ikut maju sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan.

“Keberadaan citynet Indonesia harus memberi warna tersendiri dalam mendukung dan bersinergi dengan program penyelenggaraan pemerintah agar hasilnya dapat dirasakan oleh semua anggota citynet Indonesia,” kata Saiful Ilah.

Citynet merupakan program berjaring bagi wilayah kota dan kabupaten dalam pembangunan perkotaan yang berkelanjutan, saling mendukung dan bersinergi. Anggota citynet Indonesia telah menjaring sebanyak 514 kota dan kabupaten se-Indonesia yang terdiri dari 98 kota dan 416 kabupaten. (Lid)

Share Button
Baca Juga :  Warga Keluhkan Pembangunan Rumah MBR Tak Layak Huni

Komentar ANDA?

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]