Home / Hukrim / Lagi, Rohaniawan di Lembata Duduki Mapolres

Lagi, Rohaniawan di Lembata Duduki Mapolres

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]
Rohaniawan sedang menggelar aksi unjuk rasa

Rohaniawan sedang menggelar aksi unjuk rasa

NTTTERKINI.COM, Kupang – Rohaniawan beserta masyarakat Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu, 29 Januari 2014 akan kembali menggelar unjuk rasa menuntut penuntasan kasus pembunuhan Lorens Wadu.

“Hari ini, massa akan lebih banyak lagi yang menggelar unjuk ras ke Mapolres Lembata,” kata salah satu pastor, Pater Stef Tupeng Witin SVD yang turut dalam aksi unjuk rasa itu.

Aksi ini merupakan aksi lanjutan, karena menurut dia, Kapolda NTT Brigadir Jenderal Untung Yoga Ana akan turun hari ini ke Lembata. “Hari ini Kapolda akan menemui pengunjuk rasa, sehingga kami akan turun lagi ke jalan,” katanya.

Pemimpin redaksi Flores Pos ini mengatakan para pengunjuk rasa menuntut aggar Kapolda NTT meminta tim dari Mabes Polri untuk menyelidiki kasus pembunuhan Lorens Wadu ini dari awal. Karena diduga kasus itu telah rekayasa. “Semua kronologis di BAP, kami gugat. Karena kami menduga polisi telah melindungi pelaku utama dan otak dibalik kasus pembunuhan ini,” katanya.

Baca Juga :  PSK Karang Dempel Terindikasi Gunakan Narkoba

Dalam BAP, lanjutnya, polisi mengabaikan seluruh kesaksian dari pelaku yang telah ditangkap, sehingga prosesnya harus dimulai dari awal. “Kasus ini cukup rumit,” katanya.

Saat ini, Kapolda telah tiba di Lewoleba, Lembata dan bertemu dengan utusan dari rohaniawan terkait tuntutan mereka untuk menuntaskan kasus pembunuhan Lorens Wadu. Lorens Wadu, tokoh masyarakat Lembata diduga dibunuh pada 8 Juni 2013, jenasahnya baru ditemukan pada 9 Juni 2013 dikebunnya. Pembunuhan Lorens Wadu ini diduga terkait dengan masalah tanah yang hendak di beli pemerintah daerah untuk membangun tempat pariwisata dan perjudian. (Ado)

 

Komentar ANDA?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]