Home / Polkam / Langgar Kode Etik, Lima Anggota KPU Nagekeo Dipecat

Langgar Kode Etik, Lima Anggota KPU Nagekeo Dipecat

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]
Jhon Depa

Jhon Depa

NTTTERKINI.COM, Kupang – Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) memecat lima anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), karena dinilai melanggara kode etik saat menyelenggarakan pemilu kepala daerah (Pemilukada) Nagekeo.

“Lima anggota KPU Nagekeo itu telah dipecat oleh DKPP, karena melanggara kode etik,” kata Ketua KPU NTT, Jhon Depa kepada wartawan di Kupang, Jumat, 2 Agustus 2013.

Kelima anggota KPU Nagekeo yang dipecat yakni Ketua KPU Nagekeo, Yohanes Ardus Seda, dan empat anggota, Mathilde Paulina Dhae, Martinus Syrilus Malo, Marianus Bele Ritan serta Nikolaus Hema Daen.

Keputusan pemecatan itu berkaitan dengan sengketa pemilu kada bupati dan wakil bupati Nagekeo periode 2013- 2018. Anggota KPU Nagekeo itu diadukan ke DKPP, karena menggugurkan dua pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Nagekeo yakni Mbulang Lukas yang berpasangan dengan Angela Regina Maria Wea, dan Mersellinus Ado Wawo-Marsel Lowa sebagai peserta pemilukada.

Baca Juga :  Diduga Terlibat Korupsi Mantan Kepala TVRI NTT Ditahan

kuasa hukum pasangan calon bupati Nagekeo, Piet Nuwa Wea, Johanes Don Bosco Do, dan kawan- kawan, Petrus Selestinus mengatakan lima komisioner KPU Nagekeo telah dipecat oleh DKPP dalam rapat pada 1 Agustus 2013. Akibat pelanggaran dalam penyelenggaraan pemilukada di Nagekeo 2013.

Pemecatan itu berdasarkan laporan pasangan bakal calon dan pasangan calon bupati Johanes Don Bosco Do, dkk melalui Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI). “Keputusan ini berdasarkan laporan TPDI ke DKPP terkait sengketa pemilukada Nagekeo,” katanya. (Ado)

Komentar ANDA?

Tags : # # #

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]