Home / Polkam / Loemau: Kisruh SBD Kepentingan Elit Politik

Loemau: Kisruh SBD Kepentingan Elit Politik

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]
Alfons Loemau

Alfons Loemau

NTTTERKINI.COM, Kupang – Dosen Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Kombes (Purn) Alfons Loemau mengatakan kekisruhan berkepanjangan di Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) sebenarnya merupakan pertempuran dari elit politik yang mengorbankan rakyat.

“Ini permainan kotor dari para elit poltik yang harus dihentikan, sehingga kasus ini segera terselesaikan,” katanya kepada media ini di Kupang, Senin, 7 April 2014.

Menurut dia, kasus pilkada Sumba Barat Daya harus dijadikan contoh dan pembelajaran politik bagi semua pihak di negara ini. Karena keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang memenangkan Markus Dairo Tallu- Ndara Tanggu Kaha (MDT-DT) menggunakan keputusan yang palsu. “Surat yang diusulkan ke MK oleh KPU adalah surat palsu, karena ada kecurangan disitu,” katanya.

Baca Juga :  Latihan Terjun Payung Jelang Eksekusi Bali Nine

Keputusan itu pun diikuti oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) dengan mengeluarkan surat keputusan pelantikan bupati terpilih sesuai putusan MK. “Ini berarti, rakyat SBD menikmati kebenaran yang palsu,” katanya.

Karena itu, Mabes Polri masih menyelidiki kasus penggunakan dokumen palsu yang diusulkan KPU ke MK sehingga keputusan yang dikeluarkan MK pun adalah keputusan yang palsu. “Keputusan yang dikeluarkan MK cacat hukum, karena faktanya ada terjadi penggelembungan suara sebanyak 13 ribu,” katanya.

Dia menduga ada aktor besar yang memainkan kekisruhan ini, karena itu semua pihak yang terlibat dalam kekisruhan ini harus bertanggungjawab dan diperiksa polisi untuk menyelesaikan kekisruhan di SBD. “Bila perlu anggota MK juga diperiksa terkait dengan kasus ini,” tegasnya. (Ado)

Komentar ANDA?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]