Home / Wonderful Indonesia / Lombok Buktikan Keseriusan Bangun SDM Pariwisata

Lombok Buktikan Keseriusan Bangun SDM Pariwisata

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]
Ilustrasi

Ilustrasi

NTTTERKINI.COM, LOMBOK – Membangun SDM pariwisata tidak bisa ditunda. Lombok, Nusa Tenggara Barat, membuktikan keseriusannya untuk mencetak SDM pariwisata profesional. Kementerian Pariwisata (Kemenpar) tancap gas menghasilkan SDM pariwisata berkualitas.

Kali ini giliran Lombok, Nusa Tenggara Barat, yang telah memiliki Lembaga Sertifikasi Profesi Pariwisata 3 (LSPP3) lisensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi disingkat (BNSP) bernama LSP Pariwisata Bina Kompetensi yang beralamat di Hotel Puri Saron Jalan Raya Senggigi.

Deputi Bidang Pengembangan Kelembagaan Kepariwisataan, Ahman Sya, mengatakan bahwa pelaksanaan uji kompetensi akan dilakukan di berbagai daerah dengan berbagai bidang yang akan disertifikasi. Hal ini dilakukan untuk mencapai target Sertifikasi Kompetensi SDM Kepariwisataan sebanyak 65 ribu orang di tahun 2017, untuk dunia pendidikan yakni SMK dan perguruan tinggi pariwisata, serta industri pariwisata.

“LSP Lombok ini memiliki ruang lingkup hotel dan restoran dan pemandu wisata. Hal tersebut merupakan kebutuhan akan SDM pariwisata di Lombok yang saat ini sangat membutuhkan profesi tersebut,” kata Ahman Sya, Sabtu (17/6).

Baca Juga :  Parade 1.001 Kuda Sumba Siap Guncang Dunia

Wisnu menjelaskan, LSP merupakan sebuah lembaga independen yang memiliki tugas melaksanakan uji kompetensi. Setiap masyarakat, baik secara individu maupun kelompok, dapat mengajukan diri untuk dilakukan uji kompetensi pada bidang yang mereka inginkan, secara unit kompetensi, kluster, atupun okupasi.

“LSP Lombok memiliki nomor lisensi BNSP-LSP-718-ID yang memiliki masa berlaku hingga 17 April 2020. Kami butuh SDM pariwisata lebih banyak di Lombok. Uji kompetensi juga dilakukan sebagi upaya untuk menumbuhkan dan mengembangkan sikap melayani,” ujarnya.

Sementara itu, didampingi Asisten Deputi Pengembangan SDM Kepariwisataan, Wisnu Bawa Tarunajaya, mengatakan bahwa telah dilaksanakan uji kompetensi perdana terhadap 100 orang pada bidang hotel dan restoran, sekaligus diserahkannya secara simbolis sertifikat lisensi yang dikeluarkan oleh BNSP. Sertifikat lisensi diterima lansung oleh Ketua LSP Lombok, I Nyoman Agus Haryanto.

“Uji kompetensi bertujuan membangun kesiapan masyarakat di sekitar destinasi pariwisata untuk menyambut peningkatan jumlah wisman dan wisnus. Akademisi, siswa SD dan SMP juga dipersiapkan untuk membangun kesadaran pentingnya sektor pariwisata Indonesia,” ucapnya.

Baca Juga :  Festival Pesona Bunaken Bangkitkan Pelestarian Budaya

Seperti diketahui, LSPP3 merupakan lembaga yang berwenang melakukan uji pada pendidikan dan industri sedangkan LSPP1 hanya ditujukan pada sekolah atau perusahaan yang bersangkutan. Hingga saat ini LSPP3 berjumlah 34 LSP yang tersebar di 15 provinsi sedangkan LSPP1 berjumlah 50 yang tersebar di beberapa sekolah di beberapa provinsi di Indonesia.

Menteri Pariwisata Arief Yahya paham betul bahwa SDM adalah kunci dari semua persoalan mendasar bidang pariwisata. Karenanya, membangun SDM pariwisata tidak bisa ditunda.

“Untuk mencapai target kunjungan wisatawan yang ditetapkan pemerintah, perlu didukung sumber daya manusia yang profesional. Istilahnya menentukan ‘who’ dulu, baru menjelaskan ‘what’. Memastikan siapa driver-nya dulu, baru menentukan arah hendak kemana,” tutur Menpar Arief Yahya.(Kemenpar)

Komentar ANDA?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]