Home / Sosbud / Mahasiswa Demo Tolak Kehadiran Pabrik Mangan

Mahasiswa Demo Tolak Kehadiran Pabrik Mangan

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]

Tumpukan Batu Mangan

NTTTERKINI.COM, Kupang – Belasan mahasiswa asal Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, Jumat, 15 Februari 2013 menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor DPRD setempat menolak kehadiran pabrik mangan di Desa Benu. “Kami menuntut agar pembangunan pabrik mangan di Desa Benu dihentikan,” kata koordinator aksi Medir Enos Tanu.

Mahasiswa yang menggelar aksi itu, tergabung dalam Forum Mahasiswa Peduli Kabupaten Kupang, yang melibatkan
himpunan mahasiswa angkatan muda peduli Fatuleu, persatuan mahasiswa pelajar Amabi Oefeto Timur, komunitas mahasiswa peduli Amfoang dan komunitas mahasiswa Helong.

Mereka mempersoalkan lahan yang digunakan untuk pembangunan pabrik mangan tersebut. Karena lahan untuk pembangunan belum mendapat ganti rugi dari perusahaan mangan.

Baca Juga :  Kupang dan Timor Leste Bahas Masalah Batas Negara

Selain mangan, mahasiswa juga mempersoalkan masalah kekurangan guru di Kecamatan Amfoang, serta masalah transportasi ke daerah itu. Masalah lain yang dipersoalkan yakni pelayanan rumah sakit Naibonat dinilai buruk.

Ketua DPRD Kabupaten Melitus Ataupah yang menemui pengunjukrasa mengatakan, DPRD telah melakukan kerjasama dengan pemerintah daerah untuk menyelesaikan persoalan pembangunan di daerah ini, termasuk masalah pembebasan lahan untuk pembangunan pabrik mangan di Desa Benu. “Masalah lahan pembangunan pabrik mangan sudah dibicarakan dengan pemerintah daerah untuk segera diselesaikan,” katanya.

Masalah lainnya, seperti pendidikan, kata Melitus, telah dilakukan kerjasama dengan pemerintah daerah untuk menambah jumlah guru di Kabupaten Kupang untuk memenuhi kebutuhan guru di sekolah-sekolah yang berada di wilayah terpencil, seperti Amfoang. “Masalah guru, bukan hanya di Amfoang, tapi hampir seluruh wilayah kabupaten Kupang,” katanya. (Dem)

Komentar ANDA?

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]