Home / Ekbis / Mantan Dirut: Ada yang Tidak Beres di Bank NTT

Mantan Dirut: Ada yang Tidak Beres di Bank NTT

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]
Bank NTT

Bank NTT

NTTTERKINI.COM, Kupang – Masalah dana Tantiem untuk direksi Bank Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Jasa Produksi (Jaspro) untuk karyawan Bank NTT sebesar Rp 9,1 miliar yang menjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dinilai ada yang tidak beres.

Penilaian ini disampaikan mantan Dirut Bank NTT Amos Corputy yang juga salah pemegang saham di bank tersebut. Karena itu, dia setuju langkah DPRD NTT untuk memanggil direkrsi Bank NTT terkait dana Tatiem tersebut. “Kalau sampai ada temuan, berarti ada yang tidak beres dan harus dipertanggungjawabkan,” katanya.

Menurut dia, dana tantiem dan Jaspro diberikan kepada karyawan. Dana Tantiem dan jaspro sudah merupakan hak mereka yang diberikan setelah diaudit dan disetujui RUPS Bank NTT. Namun, jika dalam pembayaran ada masalah, maka menjadi tanggungjawab manajemen. “Jika memang ada temuan yang tidak beres, harus tanyakan kepada manajemen,” katanya.

Baca Juga :  Jokowi Resmikan Bandara Komodo

Selain dana tantiem dan Jaspro, katanya, masih banyak masalah di Bank NTT yang harus dimintai pertanggungjawaban para direksi. Misalnya, pengangkatan pejabat yang hanya mengikuti selera tanpa diikuti aturan yang ada.

Karena itu, Amos menyarakan agar Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melakukan audit khusus kepada Bank NTT. Pemegang saham harus adakan RUPS Luar Biasa untuk menggantikan Direksi yang bermasalah.

Komisaris Utama Bank NTT, Fransiskus Salem mengatakan, rekomendasi yang dikeluarkan BPK sudah disampaikan dan akan ditindaklanjuti dewan direksi. “Saya tidak hafal, rekomendasi dari BPK seperti apa? Intinya, ada beberapa hal yang harus diselesaikan direksi termasuk masalah kepegawaian termasuk beberapa temuan lainnya,” katanya. (Ado)

Share Button
Baca Juga :  Panen Hadiah Bank NTT, Chrisandy Raih Rp100 Juta

Komentar ANDA?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]