Home / Ekbis / Maret 2013, PLN Uji Coba PLTU Bolok

Maret 2013, PLN Uji Coba PLTU Bolok

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]

General Manager PLN Wilayah NTT, Ricard Safkaur

NTTTERKINI.COM, Kupang – PT PLN Persero Wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) sesuai rencana akan melakukan uji coba Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Bolok yang di bangun kawasan industri, Kabupaten Kupang awal Maret 2013 mendatang.

“Saat ini sedang dalam tahapan persiapan, setelah masuk lagi sekitar 7.500 ton batu bara dari kalimantan Tengah,” kata General Manajer PT PLN Wilayah NTT, Richard Safkaur di Kupang, Senin, 4 Februari 2013.

Menurut Richard, tahap awal pemanfaatan listrik dari PLTU Bolok, baru di Kota Kupang, sedangkan untuk seluruh wilayah Timor Barat belum bisa, karena transmisi belum siap. Karena untuk melakukan interkoneksi dengan PLTD yang ada di beberapa wilayah masih terkendala pada tapak tower yang belum selesai dibangun di beberapa titik atau lokasi.

Baca Juga :  81,71 Persen Ibu Melahirkan Ditolong Tenaga Kesehatan

Jumlah tapak tower yang sudah dan akan dibangun dari Kota Kupang hingga Atambua sebanyak 300 titik, namun ada sekitar 10 titik yang bermasalah dan sedang dalam negosiasi dengan pemilik lahan. “Khusus Kota Kupang, distribusi listrik dari PLTU Bolok juga akan terhambat, karena masih ada satu tapk tower yang bermasalah di Kelurahan Maulafa,” katanya.

Untuk itu, katanya, dia berharap dukungan pemerintah setempat untuk bisa menuntaskan persoalan tersebut, karena semuanya demi kepentingan masyarakat yang ada di daerah ini. Secara teknis, bermasalahnya tapak tower di Maulafa, sangat mengganggu distribusi listrik ke Kota Kupang, karena distribusi dari PLTU sampai ke tower itu baru bisa keluar lairan listrik sebesar 20 KV.

Baca Juga :  Proses Pilkada NTT Masih Aman

“Kami berharap masalah tersebut bisa selesai sebelum Maret 2013. Kami juga sudah bicarakan masalah tersebut dengan pemilik tanah, karena biaya ganti rugi sudah dibayar,” katanya.

Jika PLTU Bolok beroperasi penuh, akan menghasilkan listrik sekitar 33 Mega Watt atau 2×16,5 Mega Watt. Sedangkan untuk tahap pertama, 30-40 persen sudah bisa dimanfaatkan. (Ado)

Komentar ANDA?

Tags : #

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]