Home / Hukrim / Marthen Dira Tome Divonis 3 Tahun Penjara

Marthen Dira Tome Divonis 3 Tahun Penjara

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]
Marthen Dira Tome

Marthen Dira Tome

NTTTERKINI.COM, SURABAYA – Mantan kepala Pendidikan Luar Sekolah (PLS) Marthen Dira Tome divonis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Surabaya, Jawa Timur 3 tahun penjara dan denda Rp 100 juta subsider 3 bulan penjara.

Sidang putusan perkara korupsi dana Pendidikan Luar Sekolah (PLS) digelar di Ruang Sidang Cakra Pengadilan Negeri Tipikor Surabaya.

Putusan Majelis Hakim lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yakni 12 tahun penjara.

Usai sidang putusan digelar, Kuasa Hukum terdakwa Marthen Luther Dira Tome, Yohannis D Rihi mengatakan pihaknya akan ajukan banding atas putusan hakim tersebut.

“Kami pasti banding, karena ada keanehan. Kesaksian para saksi tak termuat di dalam amar putusan,” ungkap Yohannis.

Baca Juga :  Mantan Kakanwil Agama NTT Terancam Jadi TSK

Dia juga mempertanyakan alasan kehadiran saksi- saksi dalam persidangan tersebut, jika kesaksian mereka tidak dipakai. “Lalu buat apa saksi dihadirkan, fakta hukum apa yang bisa diambil dari sidang tadi kalau terdakwa bersalah?” tanya dia.

Marthen Dira Tome mengatakan, dirinya tetap menghormati keputusan Majelis Hakim. Namun dia menyayangkan putusan itu, karena banyak fakta yang diabaikan di dalam amar putusan. “Itulah yang kami katakan ketidakadilan,” ungkap Marthen.

Dia mencontohkan, saat amar putusan mengatakan terdakwa memotong anggaran untuk camat sebesar Rp 50 ribu, yang jika ditotal terkumpul Rp 3 Miliar lebih. Tapi, Marthen membantah hal tersebut.

Karena itu adalah kesepakatan bersama para penyelenggara, bukan dipotong. “Kenapa dikatakan potong Rp 3 miliar lebih, itu tidak benar,” ujar Marthen. (Tribun)

Komentar ANDA?

Tags : #

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]