Home / Ekbis / Masalah Tanah Hambat Pengoperasian PLTU Bolok

Masalah Tanah Hambat Pengoperasian PLTU Bolok

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]

Ricard Safkaur

NTTTERKINI.COM, Kupang – Masalah tanah di Kelurahan Maulafa, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) menghambat rencana uji coba Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Bolok yang akan dilaksanakan Maret 2013 ini.

“Jika masalah ini belum diselesaikan, rencana untuk memasok listrik ke Kota Kupang juga akan terhambat,” katanya General Manajer PT PLN Persero Wilayah NTT, Richard Safkaur kepada wartawan di Kupang, Sabtu 9 Februari 2013.

Menurut dia, pihaknya telah beberapa kali bertemu dengan pemilik tanah, tapi belum ada solusi terbaik ke arah penyelesaian masalah tanah itu. Padahal, tanah yang akan digunakan untuk membangun tapak tower itu sudah dibayar. “Tiba-tiba ada orang membangun rumah dibawah tapak tower tersebut,” katanya.

Baca Juga :  BPPT Mudahkan Ijin Usaha di Kota Kupang

Karena itu, PLN telah meminta dukungan Pemerintah Kota Kupang, melalui lurah atau camat setempat untuk bisa membantu menyelesaikan masalah itu. “Masalah pelayanan kemasyarakatan, makanya kami minta bantuan pemerintah daerah,” katanya.

Belum tuntasnya masalah tersebut, katanya, sangat mengganggu pasokan listrik, karena dari PLTU sampai di GI Maulafa baru keluar 20 KV. Padahal, rencanya PLN mulai Maret 2013, akan menyuilai 30 persen listrik di Kota Kupang. “Harusnya Maret ini pasokan listrik Kota Kupang dihandel PLTU Bolok,” katanya. (Avi)

Komentar ANDA?

Tags : #

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]