Home / Sosbud / NTT Antisipasi Bentrok di Perbatasan Indonesia- Timor Leste

NTT Antisipasi Bentrok di Perbatasan Indonesia- Timor Leste

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]
Perbatasan Indonesia- Timor Leste di Motaain

Perbatasan Indonesia- Timor Leste di Motaain

NTTTERKINI.COM, Kupang – Komisi perbatasan Nusa Tenggara Timur (NTT) membahas masalah perbatasan antara Indonesia- Timor Leste yang belum terselesaikan, seperti di Desa Naktuka, Kabupaten Kupang dan Desa Nelu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) yang berbatasan dengan Distrik Oekusi, Timor Leste.

“Kami sudah membahas masalah di perbatasan kedua negara yang belum terselesaikan,” kata Ketua Komisi Perbatasan NTT Beny Litelnoni kepada wartawan usai memimpin pertemuan komisi perbatasan, Selasa, 29 Oktober 2013.

Warga Desa Nelu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) dan warga Desa Oelbatan, Distrik Oekusi, Timor Leste belum lama ini terlibat bentrokan terkait masalah batas antarkedua negara. Masalah lainnya di Desa Naktuka, Kabupaten Kupang, Timor Leste mengklaim wilayah perbatasan termasuk Pulau Batek yang kini dijaga anggota TNI.

Baca Juga :  Bangun RSJ, Pemprov NTT Diduga Ambil Paksa Lahan Warga

Masalah perbatasan antarkedua negara, menurut dia, baru sekitar 60 persen selesai, sedangkan 40 persen masih bermasalah. “Kami menjaga agar masyarakat di perbatasan kedua negara tidak terlibat bentrokan,” katanya.

Kepala Badan pengelola perbatasan NTT Eduard Gana mengatakan pembahasan masalah batas ini akan ditingkatkan lagi dengan melibatkan lima kepala daerah yang berada di wilayah perbatasan kedua negara, seperti Belu, Timor Tengah Utara, Timor Tengah Selatan, Kabupaten Kupang dan Alor untuk menghindari bentrokan di wilayah perbatasan. “Kami berharap pilar yang telah dipasang tidak sengaja dirusak, seperti yang terjadi di Nelu,” katanya.

Pemerintah, menurut dia, telah mengambil langkah terkait sengketa batas di Naktuka dan Nelu untuk menjaga keamanan di wilayah perbatasan kedua negara. “Pemerintah pusat juga akan segera melakukan pertemuan antarkedua negara, sehingga suasana bisa kembali kondusif,” katanya. (Ado)

Komentar ANDA?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]