Home / Hukrim / NTT Rawan Jalur Peredaran Narkoba

NTT Rawan Jalur Peredaran Narkoba

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]

Yoseph Gadih

NTTTERKINI.COM, Kupang – Badan Narkotika Nasional Nusa Tenggara Timur (NTT) mengungkapkan NTT masuk kategori wilayah yang rawan jalur masuk peredaran gelap narkoba.

“NTT masuk dalam kategori wilayah rawan sebagai jalur masuknya peredaran narkoba,” kata Kepala Bidang P2M BNN NTT, Yosep Gadih saat menggelar forum komunikasi bersama media online, Jumat, 23 Maret 2018.

Berdasarkan data, pengguna narkoba mengalami penurunan pemakai narkoba yakni data 2016 sebanyak 49.338 orang, 2017 menjadi 36.022 orang dengan kelompok pemakai berusia dari 10 tahun hingga 59 tahun.

Ia menjelaskan, meski tidak memiliki kawasan rawan penyebaran dan peredaran narkoba, namun berpotensi rawan karena sebagai wilayah jalur masuknya distribusi narkoba dari wilayah perbatasan dengan Timor Leste dan Australia.

Baca Juga :  Antisipasi Aliran Yenofa, Polisi Minta Aktifkan Pos Kamling

“NTT dikategorikan berpotensi rawan karena menjadi jalur atau pintu masuk yang berbatas dengan negara lain, meski secara data, pengguna mengalami penurunan kasus,” tambah Yosep.

Jalur distribusi dan penyebaran narkotika di  sinyalir melalui 14 bandara dan 22 pelabuhan dari semua kabupaten/kota yang ada di NTT. (Lid)

Share Button

Komentar ANDA?

Tags : #

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]