OJK: Bank Wakaf Mikro Akan Terus Dikembangkan

0
162

Wapres resmikan Bank Wakaf

NTTTERKINI.COM, Kupang – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan terus mengembangkan kuantitas maupun kualitas dengan membangunekosistem Bank Wakaf Mikro (BWM) dengan mendorong penguatan modal, pembinaan bagi nasabah dan meningkatkan jumlah donatur.
“OJK akan terus mengembangkan Bank Wakaf Mikro dari sisi kuantitas dan kualitas, hadirnya BWM turut mendukung program pemerintah untuk meningkatkan inklusi keuangan, memberi akses keuangan yng mudah dan murah bagi pelaku usaha mikro kecil yang belum terjangkau keuangan formal,” kata Ketua Dewan Komisioner OJK pusat Wimboh Santoso saat ikut bersama Wakil Presiden Ma’aruf Amin meresmikan BWM di Lombok NTB, Kamis, 20 Februari 2020.
Guna meningkatkan daya saing, kata dia, OJK akan terus mengembangkan Bank Wakaf Mikro dari sisi kuantitas dan kualitas dengan membangun ekosistem bank tersebut dengan mendorong penguatan modal, pembinaan kepada nasabah serta meningkatkan jumlah donatur dengan membuka kesempatan bagi warga secara luas yang memiliki pendapatan lebih untuk turut menjadi donatur.
Skema dalam BWM dirancang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan masyarakat kecil yang di dorong untuk berpeluang mendapatkanpembiayaan yang lebih besar dari jasa lembaga keuangan lain sesuai dengan skala usahanya.
“OJK diamanatkan undang-undang  sebagai regulator di sektor jasa keuangan, sehingga berperan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional dan peningkatan kesejahteraan warga melalui penyediaan akses keuangan,” tambah Wimboh.
BWM Ahmad Taqiuddin Mansur (Atqia) di Pondok Pesantren Al Manshuriah Ta’Limunssibyan Desa Bonder Lombok Tengah Nusa Tenggara Barat (NTB) merupakan Bank Wakaf pertama di wilayah tersebut yang berdiri sejak 14 Juni 2019 dengan memiliki nasabah sebanyak 255 orang yang terdiri dari 71 kelompok dan telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp355 juta.
Bank Wakaf Mikro (BWM) Atqia merupakan satu dari 56 BWM yang tersebar di 18 provinsi dan sudah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp36,6milliar bagi 27.871 nasabah yang terdiri dari 3.511 kelompok. (Lid)

Komentar ANDA?