Home / Ekbis / OJK Hentikan Pengoperasian 13 Perusahaan Jasa Keuangan di NTT

OJK Hentikan Pengoperasian 13 Perusahaan Jasa Keuangan di NTT

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]
Winter Marbun

Winter Marbun

NTTTERKINI.COM, Kupang – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menghentikan pengoperasian 13 perusahaan jasa keuangan yang berinvestasi di Nusa Tenggara Timur (NTT), karena tidak miliki ijin resmi dan tidak terdaftar di OJK.

Kepala OJK NTT Winter Marbun mengatakan tim Satuan Tugas (Satgas) Waspada Investasi yang di bentuk OJK bersama instansi terkait, telah menghentikan kegiatan usaha 13 perusahaan tersebut, hingga memperoleh ijin resmi dari otoritas yang berwenang.

“Ini sebagai bentuk  perlindungan kepada warga agar lebih waspada, karena semakin banyak perusahaan investasi bodong yang hadir di NTT,” kata Winter kepada wartawan, Selasa, 3 Oktober 2017.

13 perusahaan itu yakni PT Indoglobal Samrey International, Talk Fusion, Triple M (Manusia Membantu Manusia), Dream For Fredom (Nesia), PT Cakrabuana Sukses Indonesia, Q Net International Ltd, PT Wein Group, Amoeba International, PT Smart Global Indotama, UN Swissindo, Komisi Nasional Penyelamat Aset Negara, Koperasi Serba Usaha (KSU) Amanda Permata, dan PT Inti Benua Indonesia.

Baca Juga :  PLN NTT Kerjasama Pembelian listrik dengan GKM dan ISU

Sebagai bentuk dari upaya pencegahan dan penanganan investasi ilegal yang marak terjadi akhir-akhir ini, OJK menghimbau agar warga senantiasa berkonsultasi dengan OJK atau lembaga keuangan resmi lainnya sebelum menginvestasikan modal di suatu lembaga keuangan yang baru. (Ado)

Komentar ANDA?

Tags : #

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]