OJK Temukan Ratusan Pinjaman Online Ilegal

0
485

Ilustrasi

NTTTERKINI.COM, Kupang – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Satgas Waspada Investasi  menemukan 508 pinjaman online (Fintech) ilegal yang masih beroperasi dan bisa merugikan masyarakat.
“Fintech ilegal yang ditemukan mencapai 508. Kami tidak akan kendur untuk terus mensosialisasikan pada warga untuk selalu waspada sebelum memanfaatkan pinjaman online,” kata Ketua Satgas Waspada Investasi, Tongam Tobing, Senin, 16 Maret 2020.
Sejak Januari-Maret 2020, menurut dia, total fintech ilegal sebanyak 508, dengan rincian pada Januari 2020 ditemukan sebanyak 120 fintech dan Maret 2020 kembali ditemukan 388 fintech yang melakukan kegiatan pinjaman online ilegal yang tidak terdaftar di OJK.
Selain 508 pinjaman online ilegal, Satgas Waspada Investasi juga menemukan 15 kegiatan usaha yang diduga melakukan kegiatan penawaran investasi antara lain 7 perdagangan Forex, 4 investasi uang dan 4 investasi lainnya tanpa ijin dari otoritas yang berwenang dan berpotensi merugikan masyarakat umum. 
Adapun temuan 25 usaha pergadaian ilegal yang juga dilakukan tanpa ijin dari OJK sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) nomor 31/POJK.05/2016
tentang usaha pergadaian yang mengatur dalam ketentuan seluruh kegiatan usaha pergadaian swasta wajib mendaftarkan diri pada OJK dalam batas waktu 2 tahun sejak POJK di terbitkan yakni batas akhir Juli tahun 2019.
“Masyarakat sebaiknya terlebih dahulu memeriksa legalitas ijin atau tanda terdaftar perusahaan fintech, penawaran investasi dan gadai swasta ke OJK atau otoritas yang berwenang,” tambah Tobing.
Satgas Waspada Ivestasi menghimbau masyarakat perlu memahami beberapa hal diantaranya memastikan pihak penawar memiliki ijin legalitas dari OJK sesuai dengan kegiatan usaha yang dijalankan, pastikan pihak yang
menawarkan produk investasi tercatat sebagai mitra pemasar dan pastikan jika terdapat pencatuman logo instansi atau lembaga pemerintah dalam penawarannya telah di lakukan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.(*/Lid)

Komentar ANDA?