Home / Ekbis / OJK: Waspada, 57 Perusahaan Investasi Ilegal

OJK: Waspada, 57 Perusahaan Investasi Ilegal

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]

Ilustrasi

NTTTERKINI.COM, Kupang – Satuan Tugas Penanganan Dugaan Tindakan Melawan Hukum di Bidang Penghimpunan Dana Masyarakat dan Pengelolaan Investasi  (Satgas Waspada Investasi) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nusa Tenggara Timur (NTT) menghimbau warga agar berhati-hati terhadap tawaran produk atau kegiatan usaha dari 57 entitas atau perusahaan ilegal.

“Untuk terus memberikan perlindungan bagi warga, kami minta agar hati-hati terhadap 57 perusahaan ilegal,” kata Ketua Satgas Waspada Investasi OJK, Tongam Tobing, Kamis, 8 Maret 2018.

Menurut dia, 57 perusahaan tersebut tidak memiliki ijin usaha penawaran produk dan penawaran investasi, sehingga berpotensi
merugikan warga karena hasil atau keuntungan yang dijanjikan tidak masuk akal.

“Satgas telah melakukan analisis dan berdasar aturan hukum, telah dinyatakan harus menghentikan kegiatan usahanya,” tambah Tobing.

Baca Juga :  Pertamina Gelar Orientasi Bagi Wartawan di NTT

Wargapun di minta waspada terhadap 3 perusahaan ilegal yang telah dihentikan kegiatan usahanya, namun masih beroperasi yakni penjualan pulsa secara multi level marketing PT Maestro Digital Telekomunikasi, PT Global Mitra Group, dan UN Swissindo.

Daftar 57 perusahaan ilegal diantaranya 33 perusahaan ilegal di bidang investasi atau saham, 9 perusahaan di bidang mata uang digital , 8 perusahaan di bidang Multi Level Marketing (MLM) dan 7 perusahaan di penjualan pulsa, produk kebutuhan sehari-hari, transportasi, travel dan wisata online. (*/Lid)

Share Button

Komentar ANDA?

Tags : #

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]