Home / Sosbud / Ombudsman Pertanyakan Kinerja Dishub Kota Kupang

Ombudsman Pertanyakan Kinerja Dishub Kota Kupang

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]

Palca Amalo

NTTTERKINI.COM, Kupang – Ombudsman RI, pertanyakan kinerja Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) terkait tidak berfungsinya alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas atau Traffic Light di beberapa ruas jalan.

“Memprihatinkan, beberapa bulan terakhir ini, sejumlah alat pemberi isyarat atau traffic light di beberapa ruas jalan di Kota Kupang tidak berfungsi norma, bahkan mati total. Dimana dinas Perhubungan,” kata Kepala Ombudsman RI Perwakilan NTT, Darius Beda Daton, Selasa, 13 Agustus 2019.

Beberapa kondisi traffic light yang tidak berfungsi dan mati total berada pada lokasi Jalan Palapa, Jalan Ahmad Yani, Simpang Tiga Oesapa dan traffic light bundaran Patung Kirab yang kerap mengalami gangguan pada waktu waktu tertentu, terutama pada lampu hijau yang menyala hanya kurang dari 10 detik, sehingga menggangu kelancaran arus lalu lintas di area tersebut.

Baca Juga :  NTT Penyumbang TKI Ilegal Tertinggi

“Wujudkan pelayanan lalu lintas dan angkutan jalan yang aman, selamat, tertib dan lancar, pada lokasi traffic tersebut, kiranya tim teknis segera lakukan pemeliharaan agar berfungsi kembali. Kota ini rumah kita bersama, ayo berubah,” tambah Darius.

Sekretaris Dishub Kota Kupang, Palca Amalo, mengatakan, kondisi traffic light pada beberapa lokasi tersebut sementara dalam proses perbaikan pergantian dari sistem timer manual menjadi Area Traffic Control System (ACTS) yang berfungsi secara otomatis dengan menggunakaan sensor kamera berbasis micro controller.

“Semua traffic light tersebut sementara dikerjakan atau di ganti dari sistem manual ke sistem ACTS, sehingga belum berfungsi secara maksimal,” kata Palca Amalo.

Ketertiban dan kelancaran lalu lintas hak setiap pengguna jalan sesuai Undang-undang (UU) nommor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan, serta Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 49 tahun 2014 tentang alat pemberi isyarat lalu lintas dilakukan secara berkala dan insidentil. (Lid)

Share Button
Baca Juga :  Gempa Susulan Masih Terjadi di SBD

Komentar ANDA?

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]