Home / Hukrim / Ombudsman Terima 440 Pengaduan, Terbanyak Kepolisian

Ombudsman Terima 440 Pengaduan, Terbanyak Kepolisian

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]

darius-beda-daton-2NTTTERKINI.COM, Kupang – Kepala Ombudsman RI Perwakilan Nusa
Tenggara Timur (NTT), Darius Beda Daton mengatakan selama 2017 Ombudsman menerima 440 laporan masyarakat terkait pelayanan umum. Terbanyak laporan bagi penegak hukum (Kepolisian).

“Keluhan yang sering dilaporkan masyarakat terbanyak masih terkait layanan pada instansi kepolisian dengan prosentase capai 92 persen,” kata Darius dalam rilis capaian dan kinerja Ombudsman NTT 2017, Sabtu, 30 Desember 2017.

Berdasarkan statistik Ombudsman NTT, tercatat jumlah laporan warga yang masuk sebanyak 440 laporan, dengan tingkat layanan paling buruk berada pada 5 substansi laporan yakni kepolisian 92 persen dengan keluhan warga terkait pelayanan bidang Reskrim dan layanan bidang lantas.

Diikuti Pertanahan 48 persen dengan tingkat keluhan lamanya penerbitan sertifikat oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN). Administrasi kependudukan 44 persen, karena layanan e-KTP yang belum dicetak serta rumitnya pelayanan pindah penduduk antar kabupaten, kota dan provinsi.

Baca Juga :  Kerugian Korupsi Pakaian Dinas Guru Capai Rp 497 juta

Di bidang kesehatan 37 persen dengan keluhan lamanya pelayanan oleh petugas kepada pasien, serta rumitnya layanan bagi pasien BPJS.

Serta bidang pendidikan sebesar 34 persen, dengan keluhan adanya pungutan tanpa dasar oleh sekolah maupun dinas pendidikan serta persoalan pembayaran tunjangan sertifikasi guru.

Dia mengatakan dari jumlah laporan itu yang telah selesai ditangani sebanyak 345 laporan dan yang masih dalam proses 95 laporan. “Laporan yang masih proses ini, biasanya laporan kategori berat seperti masalah pertanahan, kepegawaian dan lainnya,” kata Darius.

Ombudsman NTT berharap lembaga-lembaga terkait, harus melakukan proses pelayanan publik dengan baik sesuai tugas dan tanggung jawab dengan memperhatikan aspek pelayanan publik seperti prosedur yang baik, pemberian informasi yang tepat, tidak menunda pelayanan serta tidak melakukan penyimpangan atau penyalahgunaan wewenang. (Lid)

Share Button
Baca Juga :  2017, Ombudsman NTT Terima 513 Laporan 

Komentar ANDA?

Tags : #

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]