Home / Polkam / PDIP Tak Ikut Pemilu di TTS

PDIP Tak Ikut Pemilu di TTS

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]
Krsito Blasin dan Frans Lebu Raya

Krsito Blasin dan Frans Lebu Raya

NTTTERKINI.COM, Kupang – Badan pengawas pemilu (Bawaslu) Nusa Tenggara Timur (NTT) menolak gugatan 38 calon anggota legislatif (Caleg) Partai demokrasi Indonesi perjuangan (PDIP) di Timor Tengah Selatan dan empat caleg Partai persatuan pembangunan (PPP) yang dicoret KPU, karena tidak melaporkan dana awal kampanye.

“Keberatan yang diajukan caleg PDIP di Timor Tengah Selatan dan empat caleg PPP ditolak, sehingga mereka dipastikan tidak ikut pemilu,” kata juru Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) NTT Yemris Fointuna, Jumat, 4 April 2014.

Sedangkan untuk enam calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) hanya dua orang yang diakomodir kembali sebagai peserta pemilu, karena mengajukan keberatan ke Bawaslu, sedangkan empat lainnya dinyatakan gugur. “Anggota DPD, empat orang gugur, sedangkan dua lainnya diakomodir kembali,” katanya.

Baca Juga :  Pilkada Kota, Banyak TPS Belum Miliki Anggota KPPS

Awalnya, menurut dia, 42 caleg dan enam calon DPD itu dicoret KPU, karena tidak memasukan laporan awal dana kampanye, namun mereka mengajukan keberatan ke Bawaslu. Dia mengatakan mengingat surat suara sudah dicetak yang juga menyertakan dua parpol tersebut, maka KPU sebagai penyelenggara diminta mengeluarkan pengumuman terbuka di tempat pemungutan suara (TPS) pada hari pemungutan suara. “Pengumuman itu menginformasikan kepada pwmilih bahwa PDI Perjuangan dan PPP tidak sebagai peserta pemilu di wilayah tersebut,” katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPD PDIP NTT Kristo Blasin menyesalkan dicoretnya PDIP sebagai peserta pemilu di Kabupaten Timor Tengah Selatan, sehingga dipastikan PDIP tidak punya perwakilan di DPRD setempat. “Kami sangat sesalkan. Kami sangat dirugikan,” katanya. (Ado)

Komentar ANDA?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]