Home / Sosbud / Pekerja Anak di Kota Kupang Capai 600 Orang

Pekerja Anak di Kota Kupang Capai 600 Orang

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]

Asep Gunawan

NTTTERKINI.COM, Kupang – Pelaksana Tugas (Plt) Dinas Tenaga Kerja (Nakertrans) Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Ev Bailaen mengatakan data pekerja anak terus mengalami peningkatan jumlah secara signifikan hingga mencapai 600 anak.

“Fenomena peningkatan jumlah pekerja anak di kota Kupang, setiap tahun terus bertambah karena pekerja urban yang datang dari berbagai wilayah di NTT,”kata Ev Bailaen, Jumat, 10 Mei 2019.

Data Nakertrans kota Kupang, total jumlah pekerja anak mencapai 600 orang, akumulasi dari data tahun 2008 tercatat hanya 30 orang, 2011 60 orang, 2012 tercatat 210 orang, 2014 sejumlah 240 orang dan di tahun 2018 sebanyak 60 orang.

Baca Juga :  Kota Kupang Tidak Miskin Produk Usaha

Direktur Pengawasan Norma Kerja Perempuan dan Anak Kementrian Ketenagakerjaan (Kemenaker) RI, Asep Gunawan mengatakan, pencanangan Indonesia bebas pekerja anak karena kondisi anak yang diekploitasi sebagai pekerja memprihatinkan.

“Kondisi terekploitasinya anak sebagai pekerja cukup memprihatinkan, padahal pekerja anak tidak boleh,” kata Asep Gunawan.

Menurut dia, terekploitasinya anak sebagai pekerja akibat kondisi ekonomi keluarga yang masuk kategori miskin, sehingga peran pemerintah daerah harus ikut melakukan aksi pembebasan pekerja anak dengan membuat regulasi melalui Peraturan Daerah (Perda) khusus.

“Era otonomi, pemerintah daerah juga harus ikut melakukan penghapusan pekerja anak dengan membuat aturan-aturan perda khusus, harus diperdakan bukan hanya sekedar melakukan operasi,” tutupnya.

Anak-anak usia sekolah harus di kembalikan ke dunia pendidikan atau di beri pelatihan vokasi guna peningkatan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM). (Lid)

Share Button
Baca Juga :  19 Ribu e-KTP di Kota Kupang Belum Tercetak

Komentar ANDA?

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]