Home / Hukrim / Pemkot Tidak Siapkan Kuasa Hukum Bagi Kadis PPO

Pemkot Tidak Siapkan Kuasa Hukum Bagi Kadis PPO

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]

Kabag Hukum Kota Kupang, Jefri Pelt

NTTTERKINI.COM, Kupang – Pemerintah Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) tidak menyiapkan kuasa bagi Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (PPO) yang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan SMK pelayaran.

“Kalau tersangkut masalah korupsi, kami tidak bisa membantu untuk menyiapkan kuasa hukum,” kata Kepala Bagian Hukum Setda Kota Kupang, Jefry Pelt, Senin, 22 Januari 2013.

Kadis PPO Kota Kupang, Maxwel Halundaka ditetapkan sebagai tersangkan oleh penyidik Polres Kupang Kota terkait kasus dugaan korupsi pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) Sekolah Menengah Kejuruan Pelayaran (SMKP) Kupang yang dialihkan ke Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) 7 Kupang Tahun 2011.

Baca Juga :  Cristal Lolos Verifikasi Calon Independen

Sementara itu, penyidik Tipikor Polres Kupang Kota kembali melimpahkan kasus dugaan korupsi itu ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Kupang yang dibagi dalam empat berkas perkara. Sebelumnya, kejari Kupang kembalikan berkas perkara dugaan korupsi itu, karena empat berkas yang dikirim hanya satu Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP).

Empat berkas yang dilimpahkan Penyidik Tipikor Polres Kupang Kota ke Kejari Kupang, diantaranya Kepala Dinas PPO Kota Kupang, Maxwel Halundaka, Domianus Alan Modjo, Mantan Kasubdin SMK Dinas PPO Kota Kupang, Paskalis Laki dan Ketua Komite SMK Pelayaran Kupang dan mantan kepsek pelayaran Veronika Moy.

Kasi Pidsus Kejari Kupang, Tedjo Sunarno mengatakan kejari Kupang akan mempelajari berkas tersebut selama tujuh hari, sehingga bisa mengambil kesimpulan untuk menyatakan sikap apakah berkas tersebut sudah lengkap atau tidak untuk dikembalikan dan dinyatakan P21. “Kami akan pelajari dulu berkas kasus ini selama tujuh hari, apakah sudah lengkap atau belum,” katanya.

Baca Juga :  Cagub-Cawagub NTT Paparkan Visi-Misi

Jika dinyatakan lengkap, katanya, berkas tersebut akan dinyatakan P21, sehingga Polres Kupang Kota akan menyerahkan Barang Bukti (BB) dan tersangka. “BB dan tersangka akan diserahkan, jika berkasnya sudah lengkap,” katanya. (Dem/Lan)

Komentar ANDA?

Tags : #

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]