Home / Ekbis / Pemkot Wajibkan Penyaluran Dana Bansos Pakai Jasa Perbankan

Pemkot Wajibkan Penyaluran Dana Bansos Pakai Jasa Perbankan

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]

Wawali Herman Man saat sosialisaai ketenagakerjaan

NTTTERKINI.COM, Kupang – Pemerintah Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) mewajibkan semua dana operasional Bantuan Sosial (Bansos) harus melalui mekanisme transaksi keuangan yang menggunakan jasa perbankan.

“Semua dana bansos hingga kini belum cair, karena itu wajibkan agar dana tersebut harus melalui bank, sehingga jika ada yang
mencurigakan dapat kami telusuri,” kata Wakil Wali kota Kupang, Herman Man, Rabu, 8 Agustus 2018.

Dana operasional Bansos belum dapat dicairkan, karena masih terkendala belum adanya rekening bank atas nama penerima bansos, sehingga dana-dana tersebut belum dapat diambil.

Dana itu diantaranya dana operasional bagi lembaga kemasyarakatan di tingkat kelurahan, Rukun Warga, Rukun Tetangga (RT/RW), dan dana operasional para kader Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu).

Baca Juga :  Tuan Rumah IMF-WB, Uang atau Kepercayaan?

“Ini bukan kesalahan pemerintah, tapi kami menghimbau dan mewajibkan, karena aturannya seperti itu,” tambah Herman.

Data 2016, total alokasi dana operasional sebesar Rp.9milliar yang dialokasikan bagi 1.316 RT dan 424 RW, 51 Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) , 51 kelurahan siaga, dan 724 posyandu balita, lansia dan kelompok dasa wisma se-kota Kupang. (Lid)

Share Button

Komentar ANDA?

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]