Home / Kesehatan / Pempus Diminta Serius Tangani Kasus HIV-Aids di NTT

Pempus Diminta Serius Tangani Kasus HIV-Aids di NTT

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]

NTTTERKINI.COM, Kupang – Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Nusa Tenggara Timur meminta Kementrian Kesehatan (Kemenkes) RI agar serius menanggulangi masalah HIV dan Aids di daerah ini.

Permintaan itu disampaikan Sekretaris KPA NTT dr Pangkratius Husein saat menggelar telekoferens dengan Menkokesra Agung Laksono di Kantor BKKBN Kupang, Senin, 18 Februari 2013.

Menurut dia, HIV-AIDS sudah menjalar hingga lingkungan keluarga. Apalagi, semakin banyak ibu rumah tangga yang mengidap AIDS di daerah ini, terutama di wilayah pedesaan. Karena itu, sehingga diharapkan peran serat tenaga medis ditingkat ikut memantau perkembangan HIV-Aids. “Perlu adanya kebijakan khusus agar bidan desa bisa ikut memantau perkembangan HIV-Aids di pedesaan,” katanya.

Baca Juga :  Esthon-Medah Bersaing, Frenly Masih Teratas

Penangan kasus HIV-Aids yang telah menyebar di 21 kabupaten/kota di NTT, sejak ditemukan tahun 1997 di Flores Timur ini harus mulai digalakan dari tingkat desa/kelurahan, terutama bagi ibu rumah tangga. Sesuai data KPA NTT, kasus HIV-Aids hingga November 2012 mencapai 1918 kasus, dengan rincian HIV sebanyak 837 kasus dan AIDS 1.081 kasus.

KPA juga meminta perhatian pemerintah pusat terhadap janda pada penderita HIV-Aids (Odha), karena mereka telah dikucilkan masyarakat. Padahal, jumlah janda Odha di NTT cukup banyak. “Saya berharap Menkokesra dapat memberikan perhatian dalam membantu para Janda Odha ini,” katanya.

Sementara itu Menkokesra, Agung Laksono mengatakan, akan melakukan koordinasi lintas kementrian untuk segera merespon masukan ini. Dia juga memberikan apresiasi daerah-daerah yang telah melakukan barbagai langkah penangulangan HIV/AIDS. “Saya akan koordinasikan untuk segera merespon masukan ini,” katanya. (Lan)

Komentar ANDA?

Tags : #

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]