Home / Hukrim / Pemuda GMIT Kecam Kasus HKBP Setu dan Cebongan

Pemuda GMIT Kecam Kasus HKBP Setu dan Cebongan

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]
Pawai Paskah

Pawai Paskah

NTTTERKINI.COM, Kupang – Pemuda Gereja Majelis Injili di Timor (GMIT) Nusa Tenggara Timur (NTT) mengecam pembongkaran Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Tamansari, Setu, oleh Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis, 21 Maret 2013 lalu.

“Penyesalan kami, karena perayaan Paskah kali ini diwarnai dengan pembongkaran gereja HKBP Setu, dan penembakan empat putra asal NTT,” kata Ketua Pemuda GMIT NTT, Winston Rondo, saat Pawai Paskah di Kupang, Senin, 1 April 2013.

Gereja HKBP Setu, Bekasi, Jawa Barat dirobohkan oleh pemerintah setempat, karena dinilai tak miliki surat Ijin Mendirikan Bangungan (IMB). Hal itu dilakukan, karena adanya protes masyarakat setempat atas pembangunan gereja itu.

Baca Juga :  Tertangkap Selingkuh, PNS NTT Akan Dibina

Pembongkaran itu, menurut Winston, negara gagal menjaga keutuhan NKRI. Karena Indonesia yang berdiri diatas keberagaman dan pluralime tidak dijalankan dengan baik. “Ini merupakan kegagalan negara menjalankan pluralisme,” tegasnya.

Sebelumnya, menurut dia, empat putra NTT yakni Deki Sahetapy, Adi Rohi Riwu, Dedi Chandragalaja dan Juan Manbait menjadi korban kebiadaan di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Cebongan, Sleman, Yogyakarta. “Mereka dibantai dengan tidak manusiawi,” katanya.

Karena itu, GMIT NTT menuntut untuk melakukan tidakan hukum kepada pelaku penembakan. Karena pemuda lintas agama di NTT akan berdiri paling depan untuk mempromosikan gerakan aktif tanpa kekerasan. “Tidak ada jalan lain, selain penegakan hukum,” tegasnya. (Ado)

Komentar ANDA?

Tags : #

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]