Home / Polkam / Pendukung Frenly Cemooh Wartawan, AJI Sesalkan

Pendukung Frenly Cemooh Wartawan, AJI Sesalkan

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]
Adi Rianghepat

Adi Rianghepat

NTTTERKINI.COM, Kupang – Sejumlah awak media yang mengikuti kegiatan konfrensi pers yang digelar di kediaman gubernur terpilih Frans Lebu Raya dicemooh oleh pendukung dan simpatisan pasangan calon itu. Cemoohan ini disesalkan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

AJI menilai cemoohan yang dilontarkan para pendukung Frenly yang terdiri dari sejumlah pejabat daerah NTT itu sangat disayangkan, karena AJI pasangan calon itu tidak bisa menerima kritikan yang disampaikan masyarakat. “Pemberitaan media bukan opini, tapi mempunyai sumber yang jelas,” kata anggota divisi Advokasi AJI Kota Kupang, Adi Rianghepat, Minggu, 30 Juni 2013.

Menurut dia, sikap Frenly dan pendukungnya tidak profesional, padahal mereka tahu, jika ada pemberitaan yang tidak benar harus dilakukan klarifikasi, bukannya mencemooh wartawan seperti itu. “Saya menduga hal itu sudah dikenariokan untuk mempermalukan wartawan,” katanya.

Baca Juga :  Mendagri Setujui Ijin Cuti Kampanye Gubernur NTT

Para pendukung dan simpatisan pasangan calon Gubernur dan wakil Gubernur terpilih, Frans Lebu Raya dan Beny Litelnony mencemooh wartawan saat menggelar konfrensi pers, Sabtu, 29 Juni 2013 di kediaman gubernur terpilih.

Mereka menilai pemberitaan wartawan selama proses pemilu kepala daerah (Pemilu kada) gubernur NTT di MK tidak kredibel. Namun, tidak diketahui wartawan mana yang dimaksud para pendukung tersebut, namun terkesan telah mengintimidasi agar keterangan yang disampaikan saat konfrensi pers tersebut dimuat seluruhnya di media. “Buat media sendiri sa ibu/bapak dong,” kata seorang wartawan yang hadir saat konfrensi pers itu.

Cemoohan pendukung Frenly sudah terlihat sejak diumumkan Frenly akan memberikan keterangan pers kepada wartawan. Dimana, pembawa acara sudah menyebutkan “Wartawan tulis yang benar”. Tidak hanya itu, saat wartawan Radio Suara Kupang, Agus Baja bertanya tentang mutasi yang akan dilakukan pasangan calon ini justru disoraki oleh pendukung Frenly, yang rata-rata pejabat daerah dan keluarga. “Orang yang mau jadi pemimpin harus siap dikritik. Kalau tidak mau dikritik sebaiknya jangan jadi pemimpin,” kata Adi. (Ado)

Baca Juga :  BKH-Litelnoni Cerai, Ini Dia Calon Penggantinya

 

Komentar ANDA?

Tags : # # #

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]