Home / Hukrim / Penebar Ancaman di Medsos Ditangkap Polisi

Penebar Ancaman di Medsos Ditangkap Polisi

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]
Sabinus alias Akjaz saat diamankan aparat kepolisian Flotim

Sabinus alias Akjaz saat diamankan aparat kepolisian Flotim

NTTTERKINI.COM, Larantuka – Sabinus Lewotapo alias Akjaz Waiwadan yang diduga menebar ancaman dan fitnah kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Flores Timur (Flotim) akhirnya ditangkap aparat kepolisian setempat di kediamananya di Desa Waiwadan, Kecamatan Adonara Barat, Selasa, 21 Februari 2017.

Sabinus alias Akjaz dipolisikan KPU Flotim, karena mengancam akan mendatang massa yang lebih besar untuk berunjuk rasa dan membakar kantor tersebut di media sosial (Facebook), jika Panwaslu dan Polisi tidak memproses perpindahan tiga kontak suara dari Kantor KPU ke kediaman salah satu pengurus PDIP Flotim.

Sabinus alias Akjaz mengaku postingannya di media sosial, karena disuruh oleh seorang tim sukses pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Flotim berinisial AH. “Itu Akjaz itu milik saya, tapi saya disuruh untuk memposting ke media sosial. Bukan keinginan saya,” ujar Sabinus.

Baca Juga :  Unjuk Rasa, Anggota GMNI TTU Diserang Preman

Dia mengaku tidak mempertimbangkan secara baik ketika AH memintanya membuat postingan yang memebar ancaman. Dia tidak menyangka, jika dua postingannya itu justru melukai Ketua KPU Flotim beserta lembaga penyelenggara Pilkada Flotim tersebut.

“Saya meminta maaf, karena sudah memposting status tersebut di akun facebook saya. Jujur saya tidak mempertimbangkan baik-baik. Ada seorang yang menyuruh saya. Dia memberitahukan redaksinya dan saya langsung memposting. Dia tim sukses calon Bupati dan Wakil Bupati,” ungkap Sabinus.

Kasat Reskrim Polres Flotim I Nengah Lantika membenarkan pemilik akun Akjaz Waiwadan sudah ditangkap oleh aparat keamanan. Kini, Sabinus Lewotapo diamankan di Mapolres Flotim untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

“Sudah ditangkap di rumahnya di Waiwadan. Dia mengaku telah membuat postingan ancaman menghancurkan Kantor KPU Flotim dan memfitnah Ketua KPU Flotim. Saat ini kami tahan dulu dia untuk perkembangan penyelidikan. Sampai sekarang kami belum tahu apa motifnya menulis dua postingan tersebut,” jelasnya. (Vik)

Share Button
Baca Juga :  Sadis, Suami Bunuh Istri di Hadapan Anak

Komentar ANDA?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]