Home / Polkam / Penertiban Baliho Caleg Ricuh

Penertiban Baliho Caleg Ricuh

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]
Ilustrasi

Ilustrasi

NTTTERKINI.COM, Kupang – Penertiban baliho calon anggota legislatif (caleg) di Kelurahan Fatubesi, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) oleh Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Kupang berlangsung ricuh. Pasalnya, masyarakat menilai penertiban itu tanpa pemberitahuan dari Panwaslu.

Kericuhan berawal sobeknya baliho Caleg DPR RI Charles Mesang yang terpasang di salah satu gedung pemerintah Kabupaten Kupang di bilangan Oeba saat penertiban itu. “Kami tertibkan baliho itu, karena sudah ada pemberitahuan, namun diabaikan,” kata Ketua Panwaslu Kota Kupang, Wilson Therik, Selasa, 22 Oktober 2013.

Wilson mengakui ada caleg yang protes dengan penertiban itu, namun bukan tanyakan ke Panwaslu, tapi pimpinan Parpolnya. “Panwaslu tidak bersurat ke caleg, tapi ke Parpol,” katanya.

Baca Juga :  SPDP Anita Gah Diserahkan ke Kejaksaan

Terkait kericuhan itu, jelasnya, baliho caleg DPR RI atas nama Charles Mesang berada di kantor milik pemerintah Kabupaten Kupang, karena bekas kantor eks Radio Suara Pemerintah Daerah (RSDP) itu belum diserahkan kepemilikannya ke mantan Bupati Kupang, Ibrahim Agustinus Medah. “RSPD itu masih milik Pemkab Kupang, sehingga tidak boleh ada baliho,” katanya.

Setelah diturunkan warga yang memasang ribut, namun Panwaslu tetap menjalankan aturan. Diakuinya, baliho caleg saat diturunkan sempat robek. Mereka minta Panwaslu memperbaikinya. “Kami sudah tinggalkan seorang staf untuk perbaiki baliho itu,” katanya.

Panwaslu Kota Kupang mulai gencar melakukan penertiban Baliho caleg, setelah adanya Peraturan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nomor 15 Tahun 2013 tentang Perubahan Atas Peraturan KPU Nomor 1 Tahun 2013 tentang Pedoman Pelaksanaan Kampanye Pemilihan Umum Anggota DPR, DPD dan DPRD tentang pemasangan atribut caleg. (Ado)

Komentar ANDA?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]